Sanksi Pemberhentian Menanti Oknum PNS Sumenep Curi Sepeda

oleh -
Inspektur Inspektorat Sumenep Titik Suryati
Inspektur Inspektorat Sumenep Titik Suryati

SUMENEP – Inspektur Inspektorat Sumenep, Titik Suryati mengaku akan melakukan tindakan kepada oknum aparatur sipil negara atau PNS yang kedapatan mencuri sepeda ontel di Taman Bunga Sumenep.

Menurut dia, keputusan yang akan diambil akan mengacu pada hasil penyidikan polisi. “Jika hanya sebatas ditahan oleh kepolisian, maka akan diberhentikan sementara,” katanya, kepada sejumlah media.

Saat ini, lanjut dia pemerintah akan memikirkan jalan terbaik terhadap oknum PNS tersebut. “Hingga saat ini sanksi yang akan diterapkan pada oknum ASN itu masih dalam pertimbangan. Tapi sanksi terberat itu ya sampai pemecatan,” jelasnya.

Namun, pemberhentian sementara, menunggu keputusan pengadilan. Nantinya, setelah berkekuatan hukum tetap, baru sanksi akan diberikan sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau sudah inkracht baru kita berikan sanksi pada yang bersangkutan,” kata mantan Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Pemerintah Kabupaten (Setkab) Sumenep itu.

Diketahui, pada Minggu (09/02) pagi kemarin, oknum ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berinisial AS kepergok mencuri sepeda pancal merek Pollygon Serie 5 di parkir timur Taman Adipura Sumenep.

Pelaku yang tertangkap tangan, sempat mendapat bogem dari beberapa pengunjung. Menghindari kekerasan massa yang lebih banyak, AS diserahkan ke Anggota KODIM 0827 Sumenep untuk diamankan, sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Kota Sumenep untuk diproses hukum.

Belakangan terkuak, kepada Polisi lelaki yang tercatat berusia 47 tahun warga Desa Kolor, Kecamatan Kota, Sumenep itu mengaku nekat mencuri untuk membayar cicilan mobil. Dia memiliki mobil Innova yang dibeli dengan cara kredit. Kini, ia hanya bisa pasrah menunggu penjara. Ia diancam dengan pasal 362 KUHP. VIN