Said Agil : Jangan Jual Agama Untuk kepentingan Politik

oleh -
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul 'Ulama KH. Said Aqil Siroj

Jombang: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul ‘Ulama KH. Said Aqil Siroj menyanyangkan adanya oknum-oknum tertentu yang dengan sengaja menggunakan Simbol atau istilah Agama untuk kepentingan politik jelang pemilihan presiden 2019 mendatang.

“Sangat disayangkan, Simbol agama digunakan untuk kepentingan politik, silahkan memilih yang cocok sesuai dengan hati nurani,” Ujarnya saat pelantikan Pengurus PWNU Jawa Timur di Ponpes Mambaul Maarif Denanyar Jombang. Selasa 18 September 2018.

Ia menambahkan, bahkan ada yang sengaja jualan ayat-ayat suci alquran guna memuluskan langkah dalam pemilihan presiden.

“Ayat Alquran sengaja dijual untuk kepentingan pilpres tentu hal ini sangat murah banget,” imbuhnya.

Menurut Said Aqil, Tidak ada kejahatan yang lebih jahat selain kejahatan yang mengatasnamakan Islam.

“Membunuh itu jahat, tapi membunuh atas nama islam jauh lebih jahat,” tegasnya.

Saat disinggung arah dukungan Nahdlatul Ulama pada pilpres 2019, Said Agil menegaskan, bahwa saat ini ada calon dari kalangan Nahdiyin.

“Meskipun NU bukan partai politik, tapi ada calon dari NU dan seyogyanya ada panggilan untuk mendukung calon tersebut,”pungkasnya.(Bay)