Ratusan Pewarta “Ngaji” Hukum Bareng KOMPAK

oleh -

SIDOARJO-Ratusan wartawan dari berbagai daerah di Jawa Timur menghadiri acara Upgrading Jurnalis Hukum yang digelar Komunitas Media Kejaksaan Dan Pengadilan (KOMPAK) di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Kamis (14/3/2019).

Selain dari Sidoarjo, sebagian wartawan dari berbagai platform mesia massa itu juga berasal dari Surabaya hingga Banyuwangi. “Acara ini untuk meningkatkan kapasitas pewarta khususnya yang bertugas di pos hukum dan kriminal. Jangan sampai wartawan hukum tidak tahu bedanya tersangka dan terdakwa,” kata Ketua Umum KOMPAK, Budi Mulyono.

Peningkatan kapasitas pewarta dalam konteks liputan hukum dianggapnya sangat penting karena media massa adalah rujukan utama publik dalam menimba informasi. “Media kan juga punya fungsi edukasi masyarakat. Jika penulisnya tidak paham hukum, apalagi pembacanya,” terang Budi.

Upgrading Jurnalis Hukum KOMPAK 2019 menghadirkan 3 narasumber yakni Ahmad Riyadh, Dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, sekaligus praktisi hukum, yang memberikan materi tentang hukum perdata.

Juga ada Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Didik Farkhan Alisyhadi. Jaksa mantan wartawan itu menyampaikan materi hukum pidana. Dalam penyampaiannya, Didik Farkhan banyak menjelaskan tentang istilah-istilah hukum dalam pemberitaan wartawan.

Pemateri terakhir adalah Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Timur, Joko Tetuko. Dalam kesempatan itu Joko lebih banyak mengulas tentang etika jurnalisme hukum. “Apapun tema beritanya, wartawan harus tetap bepegang teguh kepada kode etik jurnalistik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat umum,” tegasnya.

Editor : Nurul Arifin