, ,

Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Di Sidoarjo Jalani Sidang Tipiring

oleh -

SIDOARJO; Sebanyak 733 pelanggar protokol Kesehatan di Sidoarjo menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Gelora Delta Sidoarjo. Sidang tipiring dilakukan dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Menurt Plh. Bupati Sidoarjo, Achmad Zaini, sidang tipiring dilakukan kepada para pelanggar yang dinilai melanggar protokol kesehatan selama sepekan ini. Merrka akan menjalani sidang tipiring sesuai wilayahnya masing-masing.

“Dilaksanakan mulai pagi hingga sore hari. Tentunya tetap mengedepankan protokol kesehatan. Seperti di tempat sidang yang ada di GOR Sidoarjo, warga yang mengikuti sidang harus cuci tangan dulu, dicek suhu tubuhnya, wajib menggunakan masker, serta tempat duduk tertata sesuai aturan physical distancing,” jelas Zaini, Kamis, 24 September 2020.

Jajaran Forkopimda memang sengaja hadir untuk mengetahui sejauh mana proses protokol kesehatan dijalankan. Bagi 733 pelanggar yang mrngikuti jalannya sidang fapat langsung membayar denda administratif Rp.150 ribu di meja bank yang ada di lokasi.

 “Uang dari sanksi denda para pelanggar ini masuk ke dalam kas daerah, yang diperuntukan sebagai dana penanganan Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo. Seperti pembelian APD, cairan disinfektan, masker, dana penggali kubur korban Covid-19, dan lainnya,” jelasnya.

Sementara Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, mengatakan tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga protokol kesehatan di Sidoarjo mulai meningkat. Meski, saat jni masih terlihat ratusan pelanggar yang menjalani sidang.

“Jumlah ini jauh berkurang dibandingkan sebelum penerapan denda. Sekarang kita susah mencari pelanggar protokol kesehatan dijalanan. Masyarakat sudah mulai banyak yang patuh menggunakan masker. Pengelola tempat usaha juga semakin patuh aturan ini,” jelas Kombes Pol. Sumardji.

Namun demikian, lanjut Kombes Pol. Sumardji, hal itu tidak mengendurkan petugas untuk terus melakukan razia protokol kesehatan melalui Operasi Yustisi. Bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP akan terus menggelar razia khususnya di tempat keramaian.

“Akan terus kami masifkan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan, termasuk juga sidang yang tidak terjadwal berupa sidang di tempat setiap Senin dengan titik lokasi yang berpindah-pindah berdasarkan kordinasi bersama pihak Dinas Kesehatan terkait mana wilayah yang perkembangan terkonfirmasi Covid-19,” terangnya. NOE