Ratusan Nelayan Sampang Unras ke Kapal Anjungan HCML

oleh -
Caption: Nelayan kecamatan Camplong ketika mengepung kapal Anjungan HCML
Caption: Nelayan kecamatan Camplong ketika mengepung kapal Anjungan HCML

Sampang- Ratusan Nelayan Asal kecamatan Camplong Sampang Madura Jawa timur Melakukan Aksi Unjuk rasa (Unras) ke tengah laut menuju Kapal Anjungan milik Husky- CNOOC Madura Limited (HCML) Jum’at (20/09/20).

Massa dengan mengatasnamakan Gerakan Sampang menggugat (GSM) yang terdiri dari sejumlah desa se kecamatan camplong menumpangi perahu yang mereka miliki, kemudian mereka melaju bersama-sama mendekat ke kapal Anjungan milik HCML.

Di tengah laut, perahu Massa yang mendekati kapal anjungan mulai di himbau oleh petugas kapal untuk tidak merokok di area tersebut, himbauan tersebut di indahkan oleh nelayan sambil berputar-putar menegelilingi area kapal.

Kemudian, Ratusan massa semakin massif bergerak mendekati kapal dengan jarak kurang lebih 20 meter dari kapal anjungan massa mulai berorasi menyampaikan aspirasinya dan meminta Pimpinan Husky untuk menemui mereka.

Koordinator lapangan ( Korlap) Aksi Syamsu’din dalam orasinya menyampaikan kedatangan mereka ke area pengeboran HCML tiada lain hanya menuntut hak-hak masyarakat terdampak yang terdiri dari desa Camplong, sejati, Tamba’an dan desa Tanjung. Selain itu mereka juga menuntut kejelasan kontribusi HCML terhadap pemerintah daerah kabupaten Sampang.

“Sejak 2013 sampai saat ini HCML tidak mempunyai i’tikad baik untuk memberikan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat kecamatan camplong, maka dari itu kita hari ini datang untuk menuntut agar memenuhi keinginan masyarakat kecamatan camplong, dan bila itu tidak di indahkan maka sebaiknya HCML bergeser dari area pengeboran itu” Teriak Syamsu’din.

Setelah massa berorasi secara bergantian belum ada perwakilan dari HCMl yang datang menemui mereka. bahkan, mereka meminta dua orang perwakilan dari massa demonstran untuk masuk ke dalam kapal tetapi permintaan mereka di tolak dan meminta agar pihak HCML yang keluar menemui Demonstran.

Karena perwakilan dari HCML belum juga keluar, Massa mulai memdekati sambil mengepung kapal bahkan nampak juga nelayan yang mulai membakar api di area pengeboran, beruntung korlap aksi berhasil meredam amarah para nelayan.

Setelah lama menunggu, akhirnya pihak perwakilan HCML melalui kepala lapangan Suryo keluar menemui massa tetapi yang hadir menemui massa adalah orang yang tidak di harapkan oleh massa aksi. Meski begitu mereka menitipkan tuntutannya untuk di sampaikan pada pimpinan Husky.

“Saya tidak berwenang untuk menjawabnya karena saya sendiri tidak tau tentang keuangan secara detail, dan mereka tidak datang kesini (pimpinannya) karena mimang sebelumnya sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan di sampang dan disarankan bisa bediskusi di sampang” Tandas Suryo yang menanggapi di atas kapal.

Merasa kecewa dengan pihak HCMl, Massa mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar dan mengancam akan mengusir pihak HCML apabila tidak bisa memenuhi tuntutan warga terdampak.

VIN