Rapid Test PPDP Sumenep, 12 Panitia Dinyatakan Reaktif

oleh -

SUMENEP: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, saat ini tengah melakukan rapid test atau tes cepat pada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Mereka di rapid dalam rangka mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi Tanzil kepada media ini menjelaskan, saat ini KPU telah menerima sebanyak 600 data PPDP yang telah melakukan rapid test hasil kerjasama dengan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di masing-masing.

“Sejak kemarin sudah ada 600 PPDP yang telah melakukan rapid test, dan yang hari ini masih kami rekap,” kata Rafiqi, Jumat sore.

Dari 600 panitia yang akan datang ke rumah-rumah calon pemilih itu, ditemukan ada 12 petugas yang dinyatakan reaktif. “Kalau kemarin yang masuk sudah 600 PPDP. Dari data itu ada 12 orang reaktif hasil rapid test. Kalau sudah reaktif, maka PPS (Panitia Pemungutan Suara) harus mencari penggantinya,” jelasnya.

Itu juga belum seberapa, lanjut Rafiqi. KPU juga akan melakukan rapid test selama berjalannya tugas panitia PPDP. “Apabila nanti di tengah menjalankan tugas panitia PPDP ini reaktif, maka mengacu pada peraturan KPU ya harus berhenti. Kemudian tugas yang belum selesai itu harus dilanjutkan oleh PPS,” tandasnya.

Untuk menjaga keamanan para panitia, KPU telah menyiapkan alat pelindung diri (APD) bagi panitia PPDP seperti hand sanitizer, masker, face shield hingga topi bertuliskan PPDP sebagai pelindung dan pengenal panitia petugas pemutakhiran data.

“Saya berharap data hasil rapid test petugas PPDP yang masih belum masuk itu nanti hasil rapidnya non reaktif semua,” tandasnya. NOE