Rampas HP, Dua Pemuda Surabaya Masuk Bui

oleh -

SURABAYA-Aksi yang dilakukan dua pemuda di daerah Kejawan Putih Tambak Surabaya, pada Selasa, 21 Agustus 2018, pukul 23.50 WIB mengantarkannya mendekam dalam penjara.

Itu setelah keduanya menarik paksa handphone (HP) milik korbannya bernama Fernando (26) warga Jalan Kapas Lor, Surabaya.

Kedua tersangka jambret itu diketahui bernama, MJK, (20) dan MSG (19), keduanya adalah warga Jalan Medokan Semampir Surabaya.

Layaknya para Pelaku jambret pada umumnya, kedua jambret yang mengaku baru sekali ini beraksi juga lebih dulu berkeliling.

Bermodalkan motor Yamaha Xeon warna hitam dengan nopol L 4624 BS, keduanya berboncengan untuk mencari sasaran.

Setibanya dilokasi kejadian, dua bandit jalanan itu melihat korban yang ketika itu membawa HP. Keduanya pun memutuskan untuk membuntutinya.

Ketika melihat korban sedang membawa atau memegang HP yang sambil mengendarai sepeda motor, kedua tersangka menyalip dari sebelah kiri.

“Ketika menyalip itulah salah satu tersangka menarik paksa HP milik korban,” sebut Kompol Abdul Ghani Kapolsek Sukolilo Surabaya, Kamis (23/8/2018).

Korban yang setengah kaget karena HP nya diambil paksa akhirnya berusaha mengejar keduanya sambil berteriak maling.

Teriakan maling itu mengundang beberapa pengendara motor lainnya yang ikut mengejar kedua pelaku.

Bersamaan saat itu ada anggota Reskrim Polsek Sukolilo yang sedang melakukan pemantauan wilayah hingga ikut pula mengejar kedua pelaku.

Kedunya akhirnya dibekuk saat itu juga dan langsung diamankan menuju kantor Polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Dalam pemeriksaan, keduanya mengakui dan

rencananya HP itu akan dijual dan uangnya dibagi dua, dipakai untuk keperluan pribadi,” tutup Abdul Ghani.

Barang bukti yang ikut diamankan berupa,

1 buah HP merk Xiomi warna putih. Keduanya akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan hukuman penjara hingga 5 tahun. @VIN