PWNU Jatim dukung langkah polisi tuntaskan kasus pencabulan di Jombang

oleh -

JOMBANG: Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mendukung langkah kepolisian untuk segera menuntaskan kasus tindakan dugaan perkosaan dan pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh MSA (39), salah satu anak tokoh agama di wilayah kecamatan ploso Jombang, Jawa Timur. Hal tersebut harus segera dilakukan agar tidak menjadi stigma buruk bagi komunitas komunitas pesantren yang ada di Kabupaten Jombang.

“Harus segera diselesaikan, agar nanti stigma buruk tidak merembet kepada pondok-pondok mainstream yang ada di Kabupaten Jombang,”Ujar Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Abdussalam Sokhib, saat dihubungi melalui telepon selulernya. Minggu 19 Januari 2020.

Ia menambahkan, agar tidak ada pihak yang bermain-main dan mematuhinya sesuai dengan prosesur dan perundang-Undangan yang berlaku.

“Dimata hukum semua sama, tidak memandang bulu baik kepada seseorang ataupun golongan, dan tidak bersikap arogan,”Imbuh lelaki yang akrab disapa Gus salam ini.

masih menurut gus salam sikap arogansi bukan merupakan ciri khas sikap pesantren, karena sikap pesantren adalah tawadhu dan patuh baik itu kepada Kyai maupun hukum yang berlaku.

“malah kita dukung dan Kita berterima kasih, Ketika nanti dari kepolisian mampu menyelesaikan kasus ini sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku,”Pungkasnya.(Noe)