Putra Pendiri NU Jamin Jika Prabowo Menang, Indonesia Tidak Diganti Dengan Khilafah

oleh -
KH Hasib Wahab Chasbulloh
KH Hasib Wahab Chasbulloh

JOMBANG-KH Hasib Wahab Chasbulloh, Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Hasbullah, Bahrul Ulum Tambak Beras, Jombang menjamin jika Prabowo menang dalam Pilpres 2019, negara Indonesia tidak diganti dengan Khilafah. Pernyataan ini disampaikan setelah Gus Hasib bertemu langsung.

Selain itu, kata Gus Hasib, jika Prabowo menang, maka jabatan dari Menteri Agama tetap diisi oleh kader Nahdhotul Ulama. “Ada tiga hal pertanyaan yang saya anggap penting yang harus saya tanyakan langsung ke Prabowo sewaktu berkunjung ke pesantren ini. Pertama adalah soal Islam yang dianut oleh Prabowo adalah Islam yang seperti apa,” kata Gus Hasib dalams sebuah wawancara dengan Kabarjatim.

Pada saat itu, Prabowo mengaku bahwa Islam yang dianutnya adalah Islam moderat Ahlussunnah Wal Jamaah. “Saya menanyakan, sesungguhnya Islamnya Pak Prabowo ini Silam yang moderat atau Islam yang radikal atau boleh dikatakan Islam yang aliran keras,” kata pria yang saat ini menjabat sebagai Anggota Dewan Kehormatan Partai Berkarya ini.

Kemudian pada kesempatan itu, Gus Hasib juga menanyatakn terkait santernya isu khilafah. “Kemudian saya menanyakan kepada Pak Prabowo, apakah ketika menang nanti akan mengganti sistem di Indonesia menjadi Khilafah,” katanya. Atas pertanyaan itu, lajut Gus Hasib, Prabowo menjawab bahwa dirinya adalah seorang yang memiliki jiwa prajurit. NKRI usdah terpatri dalam dirinya.

Seorang prajurit, adalah memiliki jiwa Pancasilais dan nasionalis. Sehingga, kata Gus Hasib, isu tersebut adalah Hoaks. Dan dipastikan tidak ada pergantian sistem pemerintahan di Indonesia ketika pasangan Prabowo-Sandi ini menang dalam laga Pilpres 17 April 2019 mendatang.

Kemudian, Gus Hasib menanyakan komitmen Prabowo ketika terpilih memimpin Indonesia. “Pak Prabowo mengaku sudah tanda tangan perjanjian di Pondoknya Kiai As’ad, Probolinggo. Dalam komitmen itu disebutkan bahwa jika Prabowo-Sandi menang maka menteri Agama akan diambilkan dari NU,” katanya seranya menambahkan selain menteri Agama, Menteri pendidikan juga akan diambilkan dari Kader NU. @VIN