Puluhan Jamaah Haji Sumenep Gagal Berangkat

oleh -

SUMENEP – Puluhan calon jamaah haji (JCH) asal Kabupaten Sumenep gagal berangkat. Pasalnya, sejumlah JCH tersebut mengalami berbagai kendala untuk diberangkatkan ke tanah Suci, diantaranya karena meninggal dunia.

Data di Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, sekitar 70 CJH tahun 2019 sudah dipastikan gagal berangkat tahun ini. “Sekitar 70 orang yang gagal berangkat,” kata Kasi Haji dan Umroh, Mohamad Rifai Hasyim.Dijelaskan, gagalnya para jamaah tersebut sebagian karena meninggal dunia. Ada juga yang menunggu suami dan anaknya. “Alasan yang paling banyak itu memang meninggal dunia dan menunggu pemberangkatan sanak keluarga,” terangnya.

Oleh sebab itu, JCH yang akan diberangkatkan dari Sumenep yakni menjadi 752 orang, sehingga mengalami perubahan dari data awal JCH yang seharusnya berangkat tahun 2019 ini.

Lebih lanjut, Hasyim menjelaskan, meskipun sejumlah jamaah gagal berangkat, hal itu tidak bisa serta merta diganti oleh jamaah yang lain, karena harus mengikuti aturan yang berlaku.

“Tidak bisa serta merta diganti oleh jamaah yang dari Sumenep. Karena pendaftaran kan online. Jadi harus mengikuti antrean yang sudah ada,” tegasnya.

Sebanyak 752 JCH tersebut, kata Hasyim terbagi menjadi dua kloter, yakni kloter 06 dan kloter 07. Nantinya, dua kloter tersebut akan diberangkatkan secara bersamaan hari Minggu (07/07/2019). Mereka akan diberangkatkan dari Gor A. Yani Sumenep.

“Seluruh jamaah itu akan dilepas oleh Bapak Bupati Sumenep besok di Gedung Korpri. Pelepasan akan dimulai pukul 07.00 pagi sampai selesai,” tandasnya.