Puluhan Desa di Sumenep Berpotensi Kekeringan

oleh -

SUMENEP: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, menyebutkan ada 38 desa di Kabupaten setempat berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau ini.

Kepala BPBD Sumenep Rahman Riadi, mengatakan, Sebanyak 38 desa itu tersebar di 10 kecamatan, salah satunya Kecamatan Pasongsongan, Dasuk, Batuputih, Batang-batang, Talango, Kecamatan Saronggi, dan Guluk-guluk. “Desa-desa itu rentan terjadi kekeringan. Saat ini kami sedang melakukan pemetaan,”Ujarnya saat ditemui Kabarjatim.com. Selasa, 30 Juni 2020.

Dikatakan, untuk menentukan daerah menjadi zona kekeringan menggunakan tiga kriteria, salah satunya interfensi kegiatan penanganan kekeringan dari OPD terkait, seperti Dinas PUPR dan Cipta Karya, pemetaan dari BPBD sendiri berdasarkan data kekeringan yang ada dan dari informasi masyarakat sekitar.

“Kami terus melakukan upaya penanggulangan kekeringan ini yang berdampak pada kekurangan air bersih di masyarakat,” jelasnya.

Berkaca pada musim kemarau tahun lalu, desa-desa di Sumenep biasanya sejak bulan Juli akan melakukan pengajuan dropping air. Oleh sebab itu, pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatunya. Termasuk nantinya menyiapkan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang Penanggulangan Darurat Kekeringan.

“Kami akan menyiapkan dropping air bersih. Tinggal pemerintah desa melakukan pengajuan untuk dilakukan dropping,” tandasnya.

NOE