Property Crown Group Tumbuh, Salah Satunya Juga di Indonesia

oleh -

SURABAYA – Properti di Australia mengalami peningkatan meski terjadi pelambatan, hal tersebut diutarakan oleh Bagus Sukmana, GM Strategic & Corporate Communication Indonesia Crown International Holdings dan Deputy Project Sales Director Crown Group, Jefry Irawan, saat jumpa pers di Surabaya, Rabu (9/10/2019).

Kedua pembicara merupakan perwakilan dari Crown Group mengupas tentang kondisi Industri properti yang berada di negara Australia yang mana didominasi oleh pembeli dari Indonesia.

Pelemahan tentang daya jual properti di Australia disebabkan oleh campur tangan pihak Pemerintah dan perbankan. Meski begitu sektor Properti tidak mengalami pelemahan.

Meski mengalami pelemahan namun daya minat para pecinta Property dari beberapa negara terutama Indonesia masih tinggi. Data peningkatan Property Crown Group selama 28 tahun terakhir mengalami peningkatan hingga 3 kali lipat.

Hal tersebut diutarakan oleh Bagus Sukmana, meski ada pelambatan namun Crown Group memiliki portofolio senilai Rp. 50 triliun dalam lini usahanya. “Bisnis properti Crown Group masih diangka aman dan terus tumbuh, seiring dengan meningjatnya ekonomi Australia.” Ujarnya. 

Juga diutarakan oleh Jefry Irawan mengatakan, buyer Indonesia mendominasi pembelian properti Australia, indikatornya banyak apartemen Crown Group pembelinya dari Indonesia, termasuk pembeli Surabaya. Untuk kepentingan pendidikan, “karena para orang tua di Indonesia lebih memilih beli apartemen selama anak nya sekolah atau kuliah di Australia, dibanding sewa.” ujarnya.

Khususnya untuk buyer Indonesia yang berminat dengan properti di Australia, rata rata membutuhkan untuk tenpat tinggal selama menempuh pendidikan. Peningkatan market properti Australia juga disebabkan pengaruh dari kenaikan Property secara global.

Jefry Irawan juga menambahkan, “kenaikan bisnis properti secara global juga dialami oleh Indonesia seperti di kota Surabaya, Jakarta, Bandung, dan Medan sedang tumbuh,” tambahnya.