Pria Ini Lebih Memilih Sanksi Dari Pada Bayar Denda Ops Yustisi Masker

oleh -

JOMBANG: Sejumlah Lima Orang Pelanggar Protokol Kesehatan yang terjaring oleh petugas gabungan dalam operasi Yustisi Protokol kesehatan di Simpang empat Hayam wuruk Jombang lebih memilih menjalani sanksi daripada membayar denda. Hal tersebut dilakukan dengan berbagai alasan.

Masduqi, Salah satu pelanggar mengatakan lebih memilih menjalani sanksi menyapu diseputaran tempat razia Operasi yustisi daripada harus membayar denda sejumlah Rp 50.000.

“Kita hitung-hitung lebih baik menjalani sanksi aja, daripada bayar denda, Sedangkan uangnya bisa untuk kebutuhan sehari-hari,”Ujarnya usai menjalankan sanksi dalam operasi yustisi. Selasa, 20 Oktober 2020.

Ia menambahkan, Penghasilanya sebagai tukang las panggilan tersebut kadang hanya cukup untuk kebutuhan sehari-sehari.”Daripada bayar denda, uangnya bisa untuk yang dirumah,”Imbuhnya.

Sebelumnya, Sebanyak Sembilan orang terjaring dalam operasi Yustisi Protokol kesehatan yang dilakukan oleh Petugas Gabungan di Simpang empat Hayam wuruk Jombang. Petugas gabungan yang melaksanakan operasi tersebut yakni, Satpol PP Kabupaten Jombang, TNI, Polri Serta dar Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang.

Pantauan dilokasi, Petugas Gabungan memantau dan mengawasi para pengendara yang melintas dikawasan tersebut, jika ditemukan pengendara yang tidak mengenakan masker langsung dilakukan penindakan oleh Petugas Satpol PP Kabupaten Jombang. NOE