Prabowo-Sandi ‘Keok’ di 23 Wilayah Jatim

oleh -

SURABAYA – Pasangan capres/cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kian terpuruk prolehan suara dari Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Jawa Timur. Hingga saat ini, prolehan suara tingkat Provinsi Jatim untuk Jokowo-Ma’ruf meninggalkan jauh raihan suara dari rivalnya.

Dari rekapitulasi penghitungan suara di 23 Kabupaten/Kota, Jokowi-Ma’ruf meraih 8.850.340 suara atau 70,33 persen, menang telak dari Prabowo-Sandi yang hanya mendapat 29,67 persen dengan memperoleh 3.732.965 suara. Total jumlah suara di 23 daerah itu sendiri mencapai 12.583.305 suara.

Berdasar rekapitulasi di 23 daerah di Jatim itu, Jokowi-Ma’ruf menang di 21 daerah. Kemenangan terbesar ada di Kabupaten Blitar dengan 85,21 persen atau 638.096 suara. Sedangkan Prabowo-Sandi memperoleh 14,79 persen dengan 110.751 suara.

Kekalahan Jokowi-Ma’ruf ada di dua daerah, yakni Kabupaten Pacitan dan Bondowoso. Di Bondowoso, Jokowi-Ma’ruf meraih 43,51 persen atau 213.887 suara. Sedangkan, Prabowo-Sandi meraih 56,49 persen atau 277.677 suara.

Sementara itu, Komisioner KPU Jatim, Insan Kurniawan, mengatakan proses rekapitulasi tingkat provinsi di Jatim masih menyisakan 15 daerah atau kabupaten/kota yang akan dibacakan pada Rabu-Kamis, 8-9 Mei 2019. Sesuai jadwal, KPU Jatim akan membacakan hasil rekapitulasi untuk Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Madiun, dan Magetan.

Hingga saat ini, kata Insan, proses rekapitulasi relatif tancar, tidak banyak menemui kendala. Meski demikian, ada beberapa persoalan dalam sinkronisasi data yang perlu diperbaiki.

“Misalnya, untuk data pemilih dengan data pengguna hak pilih, sehingga perlu diperbaiki. Namun tidak akan merubah perolehan suara masing-masing peserta pemilu. Sebab, persoalan ini hanya persoalan administratf saja,” kata