Polres Sumenep Belum Terima Laporan Soal Pemerkosaan di Tegalan

oleh -

SUMENEP – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep, Jawa Timur, belum menerima laporan soal adanya dugaan pemerkosaan yang terjadi di Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih, beberapa waktu lalu.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menyampaikan, pihaknya belum menerima laporan terkait kasus dugaan pemerkosaan kepada istri tetangga itu. “Sampai hari ini belum ada laporan,” katanya.

Dia mengaku, masih menunggu laporan kasus dugaan pemerkosaan itu. “Kami masih menunggu laporannya,” jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Madruna (40), warga Dusun Bennu, Desa Bullaan, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep tega memperkosa tetangganya sendiri, Bunga (bukan nama sebenarnya) pada 7 September lalu.

Mulanya, korban ditelpon oleh pelaku dengan maksud dan tujuan mengajak bertemu di tegalan milik H. Dullah, tak jauh dari rumah korban. Ajakan tersebut kemudian diikuti diancam pembunuhan terhadap korban dan suaminya.

“Korban ngakunya ketakutan dengan ancaman pelaku, maka korban menerima ajakan tersebut dan ia keluar rumah seorang diri untuk menemui Madruna,” katanya.

Sementara korban yang sudah masuk perangkap pelaku, mau tidak mau kehormatannya rela direnggut oleh Madruna. “Usai digauli pelaku, korban langsung pulang dan melapor ke suaminya,” jelasnya.

Hingga saat ini, kata Widi, motif pemerkosaan tersebut belum diketahui. Pihak kepolisian masih meminta keterangan keluarga korban. “Jadi sampai hari ini belum ada laporan mas,  kami konfirmasi dulu,” tandasnya.