Polres Jombang Penuhi Hak Disabilitas, gunakan Penerjemah Bahasa Isyarat di Jumpa Pers

oleh -

JOMBANG: Kepolisian Resort Jombang gunakan Penerjemah Bahasa Isyarat dalam Jumpa Pers operasi Pekat Semeru 2021 dihalaman Mapolres Setempat. Hal tersebut dilakukan agar para penyandang disabilitas mendapatkan informasi yang sama.

Pantauan dilokasi, Nampak seorang perempuan berhijab yang bertugas sebagai Penerjemah Bahasa Isyarat disamping Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho didampingi Kasat Narkoba AKP Moch Mukid, Kasatreskrim, AKP Teguh Setiawan serta Kasubag Humas, AKP Haryono. Penerjemah Bahasa Isyarar tersebut nampak memaparkan materi konferensi pers. Wanita itu terlihat menggerakkan kedua tangan menyampaikan bahasa isyarat sesuai pemaparan konferensi pers tersebut.

“Penggunaan Penerjemah Bahasa Isyarat bertujuan agar saudara-saudara kita yang disabilitas juga mendapat informasi yang sama dari polres jombang, terkait presrilis yang kita adakan,”Ujar Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho saat ditemui usai Presrilis. Selasa, 6 April 2021.

Ia menambahkan, penggunaan penerjemah bahasa isyarat akan selalu dipergunakan oleh mapolres jombang dalam setiap kegiatan presrilis. “Sehingga pesan-pesan atau berita dapat tersampaikan dengan baik kepada penyandang disabilitas,”Imbuhnya.

Sebelumnya, Ratusan Tersangka dari berbagai jenis tindak kriminalitas berhasil diringkus oleh Kepolisian Resort Jombang dalam 12 hari Operasi Penyakit Masyarakat 2021.

Dari data yang berhasil dihimpun, dalam jenis kasus premanisme sebanyak 88 tersangka dari 75 kasus, untuk judi sebanyak 19 tersangka dari 11 kasus, Prostitusi 2 orang dari 2 Kasus, Miras 46 tersangka dari 46 Kasus, Narkoba 29 tersangka dari 26 Kasus serta kejahatan kriminal Jalan sebanyak 3 orang tersangka dari satu kasus. NOE