Polres Jombang Larang Warga Nyalakan Petasan Saat Malam Tahun Baru

oleh -
Kapolres Jombang, AKBP Fadli Widiyanto Saat Pimpin Acara Ngobrol Bareng Di Mapolres Jombang (Aan Amrulloh)
Kapolres Jombang, AKBP Fadli Widiyanto Saat Pimpin Acara Ngobrol Bareng Di Mapolres Jombang (Aan Amrulloh)

JOMBANG– Kepolisian Resort (Polres) Jombang, mengeluarkan maklumat berisi pelarangan menyalahkan petasan (mercon) pada saat malam tahun baru 2019. Hal tersebut diutarakan kembali saat digelar kegiatan acara ngobrol bareng dengan wartawan, Minggu 30/12/18.

Acara tersebut digelar di Gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) pada pukul 19:00 Wib, yang berada di Mapolres Jombang. Dengan dihadiri oleh seluruh Kapolsek se Kabupaten Jombang dan wartawan.

Maklumat tersebut telah diumumkan ke publik beberapa hari yang lalu dan sudah tersebar di media sosial (medsos). Dengan tujuan mengingatkan kembali pada masyarakat bahwa menyalakan petasan di malam tahun baru tetap dilarang.

AKBP Fadli Widiyanto, Kapolres Jombang mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan maklumat pelarangan nyalakan petasan pada saat malam tahun baru 2019.

“Kami sudah keluarkan maklumat dan sebagai pengingat bagi seluruh masyarakat Jombang, agar tidak menyalakan petasan pada saat perayaan malam tahun baru” ucapnya saat ditanya awak media.

Ia menambahkan, harus dibedakan antara kembang api dengan petasan. Kembang api yang meledak di atas (udara) diperbolehkan. Namun untuk petasan yang meledak di bawah, dilarang dinyalahkan.

“Petasan sama kembang api itu beda lo, kalau kembang api itu meledak di atas jadi itu diperbolehkan, lha yang dilarang itu petasan yang ledaknya dibawah, Karena Itu sangat berbahaya. Tapi jika ada yang menyalakan kembang api tapi diarahkan ke bawah atau kesamping itu tidak boleh, akan kami tangkap” imbuhnya.

Setelah dikeluarkan, lanjut Fadli, maklumat pelarangan menyalahkan petasan, jika masih ada warga yang terbukti melakukan hal tersebut, aparat kepolisian bakal memberikan tindakan tegas.

“Maklumat sudah kami keluarkan, Jika tetap mbandel dan ketahuan akan kita tangkap, kita proses. Berarti kita sudah warning kalau bandel ya tanggung jawab secara pidana,” pungkasnya.

Maklumat tersebut sebagai upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menghindari terjadinya korban akibat ledakan petasan di wilayah hukum Kabupaten Jombang.