Polres Gresik libatkan Densus 88 dan BIN Amankan Natal dan Tahun Baru

oleh -
Apel Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Apel Pengamanan Natal dan Tahun Baru

GRESIK-Pengamanan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 dipastikan akan diperketat. Badan Intelejen Negara (BIN) dan Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror juga dilibatkan dalam mengamankan momen tahunan tersebut.

Hal itu dilakukan untuk mendeteksi segala kemungkinan yang terjadi pada perayaan Natal dan pergantian tahun nanti. Terutama mengantisipasi aksi terorisme di tempat ibadah dan lokasi keramaian.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro menyampaikan sekitar 300 petugas gabungan TNI – Polri dan ormas masyarakat disiapkan dalam operasi lilin ini. Pengamanan dan sterilisasi tempat ibadah dimulai hari ini (21/12) (kemarin, Red) hingga 21 Janurai 2019 mendatang.

Selain itu ada juga pos pelayanan dan pos pengamanan di sejumlah lokasi yang telah dipetakan. Kemudian, ada sekitar 37 gereja yang akan dijaga ketat oleh aparat TNI – Polri dan ormas. Setiap gereja dijaga sekitar 15 petugas gabungan. “Semoga dengan pengamanan gabungan ini perayaan Natal dan malam Tahun Baru aman,” ujarnya.

Dijelaskan, atas peristiwa teror di wilayah Surabaya beberapa waktu lalu membuat petugas melakukan evaluasi dan meningkatkan kewaspadaan. Oleh sebab itu, koordinasi dengan BIN dan Densus 88 anti teror terus dilakukan.

“Kami terjunkan kekuatan penuh. Peran Black Panther sangat besar nanti. Keliling dari satu lokasi ke lokasi yang lain,” imbuh Alumnus Akpol 1998 tersebut.

Selain itu, razia knalpot brong juga dilakukan saat malam tahun baru. Juga merazia warung yang disinyalir menyediakan minuman keras (miras). “Razia terus kami lakukan saat malam pergantian tahun,” pungkas polisi dua melati di pundak tersebut. @VIN