Polisi Tangkap WNA Sedang ‘Ngutil’ di Dalam Mall

oleh -
Teks foto : Dua WNA yang lakukan pencurian didampingi Iptu Bima Sakti.
Teks foto : Dua WNA yang lakukan pencurian didampingi Iptu Bima Sakti.

SURABAYA – Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar sindikat pencurian yang dilakukan oleh WNA (Warga negara asing). Kedua pencuri WNA tersebut melakukan pencurian di mall yang tersebar di Kota Surabaya. Keduanya menuju Surabaya hanya untuk mencuri sejumlah barang di mall untuk dicuri.

Pencuri WNA asal Aljazair itu diketahui bernama Samir Berkan Samir (20) dan Buadjaja Abdelhafid (24). Keduanya diketahui tinggal di Jakarta.

Modus yang dilakukan mereka yakni memilih barang di toko lalu mereka berpura-pura mencoba barang tersebut di kamar ganti (fitting room).

Setelah itu mereka memasukkan barang tersebut ke dalam tas yang sudah dimodifikasi yaitu menggunakan aluminium foil sehingga detektor barang-barang di dalam toko tersebut tidak bisa terdeteksi ketika ditaruh didalam tas.

“Bahkan ketika mereka keluar barang yang masih ada detektornya itu tidak bunyi,” sebut Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti, Kamis 23/8/2018).

Lanjut Bima Sakti, salah satu dari dua pelaku ini merupakan residivis dia pernah ditahan dan ditangkap di Jakarta dengan kasus yang sama.

Dari pengakuan kedua tersangka, mereka beraksi sudah hampir lima bulan di Surabaya. Dari pengakuannya hasil curian di jual untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.

Dalam pemeriksaan sementara, didapat keterangan bahwa kedua WNA itu beraksi di dua tenan (toko) di Tunjungan Plasa Surabaya.

Dua toko itu antara lain, toko Zahra dan toko H&M. Dari dua toko itu, mereka berhasil mencuri sejumlah barang dagangan, hingga kedua toko merugi puluhan juta rupiah.

Barang-barang yang mereka curi antara lain, 3 sandal, 2 sepatu, 2 kemeja, 1 buah dress, 1 tas karier berisi satu kantong lilitan alumunium foil dan lakban, 1 kantong belanja berisi satu kantong lilitan alumunium foil dan lakban serta 4 buah headset.

“Pelaku ini berhasil kami ringkus berkat rekaman CCTV yang terpasang di area mall,” tambah Bima. Dalam melakukan aksinya, sindikat ini masuk ke dalam toko yang diincarnya bersama-sama. Lalu mereka berbagi tugas masing-masing, ada yang mengalihkan perhatian penjaga toko dan ada yang bertindak sebagai eksekutor (mencuri) barang.

Barang-barang yang sudah berhasil dicuri, dimasukkan ke dalam tas yang sudah mereka siapkan, kemudian keluar toko secara bergantian.

Kini keduanya merekam dalam penjara di mapolrestabes Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. @VIN