Polisi Gadungan Beraksi di Kediri

oleh -

KEDIRI – Dua polisi gadungan beraksi di wilayah Kediri, Jawa Timur, menyasar orangtua yang berambisi anaknya masuk korps Bhayangkara.

Para pelaku, Heri Purnomo (37) dan Hariyanto (33), mengaku memiliki jabatan di Polda Jatim dan bisa memasukkan orang lain menjadi anggota dengan imbalan sejumlah uang.

Tipu daya warga Desa Margopatut, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk dan warga Desa Gabungan, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri itu berhasil membuat warga Gurah, Kediri, percaya sehingga menyerahkan sejumlah uang.

“Karena korbannya merupakan petani dan tukang servis elektronik akhirnya negosiasi hingga tercapai kesepakatan nominal Rp 15 juta yang dibayarkan dan dokumen lainnya,” ujar Kapolsek Gurah AKP Sulistyo Pujayanto.

Padahal awalnya kedua pelaku meminta korban membayar Rp 100 juta agar anaknya bisa dibantu menjadi anggota polisi.

Setelah membayarkan sejumlah uang yang disepakati serta melengkapi dokumen yang diminta, korban dijanjikan anaknya akan dilantik sebagai anggota kepolisian pada 31 Januari 2019. Namun hingga batas waktu yang ditentukan tak ada kepastian. Sadar telah tertipu, korban akhirnya melapor ke Polsek Gurah.

“Korban baru sadar saat sudah lebih dari waktunya, anaknya belum dilantik. Sementara pelaku tak juga muncul,” ujar Kapolsek.

Mendapat laporan, petugas lantas melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil membekuk para pelaku. Dari tangan pelaku petugas menyita 1 lembar ijazah SMA milik anak korban, satu lembar kartu keluarga, 1 lembar akta kelahiran, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio Nopol AG 6085 GD, 1 lembar STNK sepeda motor Honda Revo dengan Nopol AG 4029 HJ, dan 1 unit handphone merek SPC lengkap dengan simcard-nya.