PMII Blitar Tolak Pembahasan RUU HIP : Mari Fokus Penangan Virus Covid-19

oleh -

BLITAR: Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Blitar, Fatkur Rohman menyatakan sikap dengan tegas menolak, Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

“Pancasila adalah falsafah bangsa yang sah tanpa harus ditawar – tawar, kami menolak untuk disahkannya pembahasan RUU HIP. Selain itu kami menganggap RUU ini cacat dan kontroversial,”Ujarnya saat ditemui Kabarjatim.com. Senin 29 Juni 2020.


Penolakannya bukan tanpa alasan, melainkan ia menilai pembahasan RUU HIP ditengah – tengah pandemi ini bukan sesuatu yang penting amat untuk dibahas.”lebih baik kita bareng- bareng sengkuyung membantu agar pandemi ini berakhir, khususnya wilayah Jawa Timur yang kurvanya masih naik,”Imbunya.

Tak hanya itu, bahkan ia juga menilai RUU HIP hanya sebagai senjata untuk membungkam ruang gerak rakyat serta lembaga pengawal kebijakan pemerintah .”RUU HIP dinilai membungkam ruang gerak masyarakat serta lembaga pengawal kebijakan pemerintah,”jelasnya

Rohman juga menduga RUU HIP yang digagas bukan atas dasar pertimbangan solusi yang matang. Namun, Atas dasar kepentingan kelompok dengan misi yang merugikan negara. Untuk itu pihaknya, meminta dengan tegas kepada Presiden RI agar menelaah kembali setiap poin dari RUU HIP.”Kami meminta presiden untuk menelaah poin – poin RUU HIP dengar jujur dan saksama dengan mengedepankan pancasila sebagai pedoman Bangsa indonesia,”Pungkasnya.

NOE