Pilkada Surabaya, Elektabilitas Machfud-Mujiaman Unggul 17,6 Persen dari Eri-Armudji

oleh -

SURABAYA: Pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali Kota Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman elektabilitas mencapai 51,7 persen, unggul 17,6 persen dari paslon nomor urut 1 Eri Cahyadi-Armudji sebesar 34,1 persen. Ini berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia untuk Pilkada Surabaya 9 Desember 2020.

“Paslon nomor dua unggul 17,6 persen dari paslon nomor satu. Sementara sebanyak 5,0 persen pemilih merahasiakan jawaban, dan yang belum menentukan pilihan atau undecided voters sebesar 9.2 persen,” kata Peneliti Poltracking Indonesia, Masduri, di Surabaya, Selasa (3/11/2020).

Sementara untuk calon wali kota, elektabilitas Machfud sebesar 51,9 persen, lebih unggul dari Armuji sebesar 34,3 persen. Demikian dengan elektabilitas kandidat tunggal Wakil Walikota, Mujiaman 47.5 persen, juga lebih unggul dari Armuji sebesar 30.7 persen.

Sedangkan Berdasarkan kelompok gender/jenis kelamin, paslon Machfud-Mujiaman unggul signifikan di pemilih laki-laki 49,1 persen, maupun pemilih perempuan 48.2 persen. Selanjutnya kategori tingkat pendidikan pemilih, Machfud-Mujiaman unggul pada semua jenjang pendidikan pemilih, mulai dari tidak lulus SD sampai dengan pemilih lulusan S1 40,0 persen dan Eri-Armudji 52,3 persen.

“Ternyata paslon nomor urut dua ini (Machfud-Mujiaman) juga banyak disukai pemilih milenial usia 22-30 tahun sebesar 52,3 persen, lalu usia 31-40 tahun juga unggul 53,0 persen. Sedangkan pemilih Generasi Z (22 Tahun) cenderung berimbang antara kedua pasangan,” ujarnya.

Survei ini dilakukan sejak tanggal 19-23 Oktober 2020, dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1200 responden menjangkau 31 kecamatan se- Surabaya, dengan margin of error sekitar 2.8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sebelum adanya hasil survei itu, Direktur Media dan Komunikasi Tim Pemenangan Machfud-Mujiaman, Imam Syafi’i, sudah membuat statement di media bahwa pasangan calon nomor dua unggul 20 persen. “Saat itu wartawan minta saya menanggapi hasil survei Eri-Armuji yang menyatakan menang 6 persen atas Machfud-Mujiaman. Lantas saya jawab justru kita yang unggul, dan ternyata rilis resmi Poltracking di sekitar 20 persen, tepatnya di atas 17 persen,” ujarnya.

Menurut Imam, paslon Machfud-Mujiaman unggul hampir di semua lapisan masyarakat, seperti warga kampung, kalangan kampus, pengusaha, tokoh agama dan jamaah pengajian, milineal, dan lainnya. “Permohonan sapa warga meningkat. Padahal sebelumnya setiap hari sudah ada 19 lokasi,” kata anggota DPRD Kota Surabaya dan Partai NasDem itu. NOE