Pesta Pernikahan Unik ala Banser Fanatik

oleh -

MOJOKERTO – Pernikahan ala Royal Wedding sudah kerap dipantau mata dunia, tapi bagaimana jika seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser) NU tulen menikah?

Yang ada anggota dari badan otonom NU dari GP Ansor tersebut bakal mengabadikan momen sakralnya secara unik. Seperti yang dilakukan oleh Handoko, anggota Banser NU Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Ia menikahi seorang gadis asal Desa Mojodadi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto bernama Tri Ambarwati dengan mengenakan seragam Banser lengkap berikut ritual khas semi militer.

“Upacara pernikahan Mas Handoko itu menunjukkan bahwa ia seorang anggota Banser dengan fanatisme dan loyalitas tinggi. Ini merupakan salah satu sejarah pertama di kebanseran Mojokerto,” cetus Sekjen Ansor PAC Kemlagi Ahmad Fathoni.

Prosesi semi militer yang dimaksud dilakukan ketika pasangan calon pengantin sudah mengucapkan akad nikah. Kemudian, sebelum dilakukan resepsi pernikahan, Banser mempersiapkan 10 anggota berseragam lengkap yang mengiringi pasangan pengantin sebelum memasuki lokasi acara.

Bedanya, jika prosesi pernikahan anggota TNI ada Pedang Pora dengan menghunuskan pedang membentuk garda atas untuk pengantin, cara Banser sedikit berbeda. Kesepuluh anggota tadi memang juga berseragam Banser lengkap, namun hanya dalam posisi siap berbaris menyambut pengantin.

Melihat tata cara yang unik tadi, Fathoni berharap akan memicu anggota Banser lainnya agar lebih menjiwai makna kebersamaan korps. “Semoga dapat menginspirasi anggota Banser lainnya agar semakin loyal terhadap NU dan para ulama,” kata Fathoni.

Editor: Ahmad Saefullah