Pesawat Lion Air Jatuh: Baru Menikah 14 Hari, Putri Kehilangan Suami

oleh -

SURABAYA – Duka menyelimuti wajah Lutfiani Eka Putri (23), istri Deryl Fida Febrianto yang menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 di perairan Karawang pada Senin 29 Oktober pagi.

Putri sangat terpukul atas kepergian suaminya. Sesekali air mata berlinang di wajahnya. Betapa tidak, Putri baru menikah dengan Deryl seumur jagung, tepatnya 15 Oktober 2018 lalu.

“Saya dan dia pacaran sekitar satu tahun yang lalu. Kemudian menikah,” kata Putri, saat ditemui di kediamannya di Jalan Simo Pomahan Baru No. 67 Sukomanungal, Surabaya.

Putri mengaku telah mengenal sosok Deryl sejak kecil. Deryl sendiri merupakan tetangga Putri. Keduanya sempat terpisah, saat Deryl melanjutkan pendidikan SMA di Malang.

Setelah lulus, kemudian Deryl kembali ke rumahnya di Surabaya. Tak lama kemudian keduanya menjalin kasih alias pacaran sekitar setahun. “Kemudian mas Deryl memutuskan untuk menikah, pada 15 Oktober,” ujarnya.

Di mata Putri, Deryl merupakan sosok yang baik. Selain humoris, juga ramah, dan selalu ceria. “Setelah menikah, mas Deryl mendapatkan panggilan kerja pelayaran di Pangkal Pinang,” ujarnya.

Kemudian, Deryl memutuskan untuk berangkat ke Jakarta pada Rabu, 17 Oktober 2018. Sedianya, dia akan bertolak ke Pangkalpinang dari Jakarta. Itulah hari terakhir Putri dan keluarganya bertemu Deryl, setelah mengantarkannya ke Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo.

“Tidak ada firasat apa-apa waktu ke Juanda. Cuma dia sempat bilang ke tante saya, titip istri saya ya. Begitu saja,” kata dia.

Kecelakaan pesawat terjadi pada Senin pagi, 29 Oktober 2018. Pesawat JT-610 lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, sekitar pukul 06.20 WIB, menuju Pangkalpinang, Bangka Belitung. Sekitar 13 menit kemudian, pesawat hilang kontak di perairan Karawang, Jawa Barat.

Pesawat mengangkut total 189 orang. Terdiri dari 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi. Dua awak kokpit dan enam pramugari juga berada di dalam pesawat tersebut. Deryl Fida Febrianto, Jalan Simo Pomahan Baru No. 67 Sukomanungal, Surabaya, merupakan salah satu penumpang dalam pesawat nahas tersebut.

Editor: Ahmad Saefullah