Peringati Hari Santri, Politisi PKB Ajak Santri Warnai Kehidupan di Berbagai Lini

oleh -
founder gerakkan santri milenial Ahmad Athoillah
founder gerakkan santri milenial Ahmad Athoillah

SURABAYA – Anggota DPRD Jawa Timur Ahmad Athoillah dari FPKB menyebut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tidak hanya sebatas seremonial belaka. Namun penuh dengan makna yang harus dipahami para santri.

“Hari Santri Nasional sejatinya perlu dimaknai lebih dalam, tentang peran besar para kiai, serta santri saat melawan penjajahan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan resolusi jihad oleh Hadratusyeikh KH. Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 Oktober,” kata Athoillah, di Surabaya, Selasa (22/10/2019).

Politiai asal Jombang itu, mengatakan kaum santri kini memiliki tantangan yang lebih berat di era Industri 4.0 menuju industri 5.0. Sehingga jika tak berbenah dan meningkatkan kualitas diri lahir dan batin dan inovasi, maka perlahan akan tergerus oleh zaman.

“Saya turut berbahagia menyampaikan selamat HSN. Kita bangga menjadi santri. Untuk itu, momentum Hari Santri ini menjadi momentum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Apalagi bangsa ini dihadapi tantangan bonus demografi,” kata Athoillah.

Menurut Athoillah, bonus demografi di Indonesia menjadi tantangan di era teknologi ini. Maka itu semua santri yang merupakan kaum milenial harus siap menghadapi bonus demografi, baik dari segi kemandirian ekonomi, keilmuan, akhlak, sehingga menjadi jalan hidup pergerakan generasi milenial bangsa Indonesia kedepan.

“Santri ini bukan dilihat dari pakaian, tapi karakter keilmuan dan Akhlaqul karimah. Karena latarbelakang santri adalah Khidmah pada Masyayikh, bangsa dan negara dengan adanya resolusi jihad, dan itu harus kita teladani. Yang terpenting adalah bagaimana santri ini mewarnai dalam semua kehidupan nasional maupun Internasional di berbagai lini di berbagai profesi,” kata poltisi PKB itu.

Untuk diketahui, Hari Santri Nasional mulai diperingati di Indonesia setiap tanggal 22 Oktober. Penetapan hari santri 22 Oktober 2015, oleh Presiden Ir. Joko Widodo tertuang melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015. Tema peringatan hari santri Nasional 2019 kali ini adalah “Santri Unggul, Indonesia Makmur” VIN