Perempuan Lebih Dominan di Pilgub Jatim 2018

oleh -
Ilustrasi (Foto: The Conversation)

JEMBER – Dominansi pemilih perempuan diprediksi masih akan terjadi pada gelaran Pilgub Jatim 2018 mendatang, sebagaimana gelaran pesta demokrasi sebelum-sebelumnya di berbagai daerah.

“Berkaca pada penyelenggaraan Pilkada sebelumnya, tingkat kehadiran kelompok perempuan lebih tinggi persentasenya dibandingkan dengan laki-laki. Tingkat partisipasi pemilih kelompok perempuan lebih konsisten bahkan lebih mendominasi dibanding dengan laki-laki,” ujar Komisioner KPU Jatim, Divisi Umum Keuangan dan Logistik, Dewita Hayu Shinta di Jember, Rabu (30/5/2018).

Tak hanya perilaku politik kelompok perempuan saja yang menjadi sorotan, KPU Provinsi Jatim juga memberikan perhatiannya kepada penyandang disabilitas yang ikut memberikan hak suaranya pada Pilgub Jatim.

Dewita mengatakan, untuk kelompok disabilitas telah dilakukan sebuah kebijakan yang memudahkan saat melakukan pemilihan. Khususnya bagi penyandang disabilitas tuna netra akan disiapkan tamplate yang ada huruf brailenya.

“Untuk penyandang disabilitas lainnya, memang tidak dipersiapkan alat khusus, namun KPU sudah mendesain TPS yang ramah disabilitas dengan ketentuan yang telah diatur. Misalnya penggunaan meja yang tidak boleh terlalu tinggi,” terang Dewita.

Dewita menambahkan, tahapan penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 saat ini sudah memasuki masa persiapan akhir. KPU di masing-masing Kabupaten dan Kota di Jawa Timur hampir menyelesaikan persiapannya, seperti pelipatan surat suara hingga pendistribusian dan penyiapan kelengakapan lainnya.

“Untuk surat suara sudah hampir 80 persen yang terdistribusikan dan maksimal pada bulan Mei ini sudah selesai didistribusikan.Untuk tinta juga sudah didistribusikan ke-24 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, dan sisanya segera akan menyusul,” ujar Dewita.

Menurut dia, distribusi perlengkapan pemungutan suara lainnya pada pertengahan bulan Juni harus sudah selesai semuanya. Setelah itu surat suara harus sudah didistribusikan satu minggu sebelum pemungutan suara ke masing-masing Kecamatan.

“Kita ingin pertengahan Juni semua logistik sudah tersebar di kecamatan, maksimal satu minggu sebelum pemungutan suara dilaksanakan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewita menjelaskan, sebagian Kabupaten dan Kota di Jatim telah melakukan pelipatan dan pensortiran surat suara. Sehingga pertengahan Juni 2018 telah siap melakukan penyelenggaraan Pilgub Jawa Timur.