“Perempuan Keren” Bertekad Menangkan Jokowi-Ma’ruf di Jatim

oleh -

SURABAYA – Ratusan massa yang mengatasnamakan Perempuan Keren Jawa Timur mendeklarasikan mendukung capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 mendatang. Perempuan Keren itu memiliki arti Kreatif, Energik, Religius, dan Nasionalis.

“Kami akan terus memperluas kelompok Perempuan Keren ini. Sasaran kami adalah perempuan dari berbagai segmen yang energik, untuk bersama-sama mendukung Jokowi-Maruf Amin,” kata Ketua Perempuan Keren Jatim, Lita Machfud Arifin, di sela deklarasi di kantor Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk Jokowi-Ma’ruf, di Surabaya, Minggu malam (23/12/2018).

Lita mengatakan, Perempuan Keren terdiri dari berbagai latarbelakang yang tersebar di 38 Kabupaten/Kota di Jatim. Di antaranya mereka berprofesi sebagai santriwati, ibu rumah tangga, progesional, pengusaha, guru, advokat dan lainnya.

“Kelompok ini akan terus kita perbesar dan perluas spektrumnya untuk memenangkan Pak Jokowi, khususnya di Jawa Timur. Apalagi populasi pemilih perempuan di Jatim lebih dari 15 juta jiwa,” ujar Lita.

Menurut Lita, Perempuan Keren ingin Jokowi kembali memimpin Indonesia pada priode 2019-2024 mendatang. Alasannya, kaum perempuan sudah merasakan banyak manfaat dari berbagai program pro rakyat. “Kebijakan Presiden Jokowi telah nyata membangun ketahanan keluarga, yang otomatis mencerminkan keberpihakan kepada perempuan,” katanya.

Misalnya, lebih dari 27,9 juta anak memperoleh Kartu Indonesia Pintar(KIP), dimana mereka bisa bersekolah tanpa dipungut biaya. Mereka difasilitasi menjemput masa depan perbaikan kesejahteraan keluarga. “Juga ada 98 juta warga memperoleh Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang membuat semuanya bisa mengakses fasilitas kesehatansecara gratis,” kata Lita.

Selain itu, ada hampir 7 juta sertifikat tanah dibagikan kepada rakyat pada 2018 ini. Dari sertifikat tanah itu, keluarga kurang mampu bisa berdaya. “Kaum ibu-ibu bisa bangkit berjuang untuk kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Kemudian dari sisi pemberdayaan ekonomi, lanjut Lita, ada 4 juta ibu-ibu mendapat modal usaha dari Permodalan Nasional Madani (PNM), sehingga kaum ibu bisa lebih mandiri membantu ekonomi keluarga. Juga telah ada 10 juta penerima kartu keluarga sejahtera, di mana kaum ibu sangat terbantu ekonomi keluarganya oleh pemerintah.

“Ini bukan untuk Pak Jokowi, bukan untuk Kiai Maruf, tapi untuk masa depan kaum perempuan Indonesia dan keluarga Indonesia, karena kita percaya Pak Jokowi adalah pilihan terbaik untuk menyejahterakan bangsa ini, untuk meningkatkan martabat kaum perempuan,” kata perempuan yang juga istri mantan Kapolda Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin itu. @VIN