Pengurus PMI Jatim Tegur PMI Bondowoso

oleh -

BONDOWOSO – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur memberikan teguran lisan kepada PMI Bondowoso. Sekretaris PMI Jawa Timur Djoni Irianto bahkan terang-terangan menyebut PMI Bondowoso kurang koordinasi dan komunikasi.

Hal tersebut disampaikan Djoni saat menghadiri acara Musyawarah Kabupaten-IX (Muskab) Palang Merah Indonesia Cabang Bondowoso di Ball Room Hotel Ijen View Bondowoso, Rabu (26/12/2018).

“Sejak saya datang ke Bondowoso, saya tidak melihat adanya bendera kebanggaan kita, seharusnya bendera itu dipasang dalam pelaksaan musyawarah kabupaten,” tuturnya.

Djoni juga mengutarakan penyesalannya terhadap ketua PMI Bondowoso Mifthul Huda atas tidak hadirnya perwakilan pemerintah daerah dalam Musyawarah Kabupaten-IX (Muskab) PMI.

“Saya sangat menyayangkan atas tidak hadirnya perwakilan pemerintah setempat, karena Pemerintah merupakan pelindung bagi PMI,” tegas Djoni.

Menanggapi hal tersebut Ketua PMI Bondowoso Miftahul Huda mengatakan bahwa semua itu memang kesalahannya.

“Saya menyadari tidak adanya bendera PMI dalam musyawarah dan ketidakhadiran Pemerintah setempat itu memang kesalah saya sendiri, semua yang disampaikan oleh bapak Djoni akan saya jadikan evaluasi dan akan saya perbaiki, saya juga berharap meskipun pemerintah tidak hadir dalam acara ini saya akan tetap menjalin komunikasi yang baik, bagaimanapun PMI tidak akan maju tanpa campur tangan dari pemerintah,” pungkasnya.