Penghuni Hotel Wijaya Sumenep Ditemukan Tewas Selonjoran

oleh -

SUMENEP: Munalim (52), warga Dusun Trompo Wetan, Desa Trompo Asri, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, ditemukan meninggal dunia disalah satu kamar Hotel Wijaya Sumenep.

Pria dengan pekerjaan sebagai sopir sales makanan ringan ini, ditemukan meninggal dalam keadaan selonjoran di teras kamar hotel pagi tadi, sekira pukul 05.00 Wib.

Informasinya, Munalim tidak sendiri. Munalim ke Sumenep bersama dengan dua rekan kerjanya. Yakni Suwandi dan Ahmad Arifin.

Suwandi dan Ahmad Arifin masih satu desa dengan Munalim di Sidoarjo. Ketiganya ke Sumenep dengan bermaksud hendak menjual makanan ringan dengan target jual di Pasar Anom, Sumenep.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti saat dikonfirmasi membenarkan soal peristiwa tersebut. Menurutnya, saat ini korban tengah dilakukan pemeriksaan.

“Hasil sementara tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban,” katanya.

Dari keterangan saksi, lanjut Widi, Munalim dan dua rekannya itu melakukan cek in di Hotel Wijaya pada Senin, 9 Desember 2019, sekira pukul 17.00 Wib.

Munalim bersama dua rekannya menghuni kamar nomor 61. Mereka berada di Sumenep dalam rangka kerja sebagai sales makanan ringan dengan pemasaran area Pasar Anom Sumenep.

“Kemudian pada hari Selasa tanggal 10 Desember sekira pukul 05.00 Wib korban diketahui duduk di depan lobi kamar dengan posisi selonjor,” jelasnya.

Karena merasa iba dengan korban, rekannya, Arifin kemudian datang bermaksud membangunkan korbab untuk mandi.

“Namun sewaktu dibangunkan rekannya itu kaget karena korban sudah dalam kondisi lemas, lalu dia berteriak minta tolong,” terangnya.

Selang beberapa waktu, pihak kepolisian lanjut dia kemudian mendatangi tempat kejadian guna melakukan olah TKP dan membawa korban ke rumah sakit.

“Saat ini kami sedang koordinasi dengan pihak keluarga korban,” tandasnya.(Noe)