Pemilu 2019 Ditemukan TPS Ricuh, KPU Kurang Cermat

oleh -

JAKARTA – Kericuan dalam Pemilu serentak tahun 2019 ternyata masih terjadi. Kericuan yang dialami selama jalanya pencoblosan di beberapa TPS bukan hanya di luar negri ternyata juga di alami oleh Indonesia.

Dengan kericuan yang diakibatkan oleh beberapa faktor, maka bisa di pastikan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai belum cermat .

Kurang cermat nya KPU dalam memitigasi persoalan-persoalan terkait pemungutan suara Pemilu 2019 di luar negeri dan dalam negri (Indonesia).

Hal tersebut diutarakan oleh peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Fadli Ramadhanil, beberapa hari lalu.

“Saya melihat itu (persoalan-persoalan dalam pemungutan suara di luar negeri) sebagai sebuah mitigasi potensi persoalan yang tidak dihitung secara cermat oleh KPU,” ujarnya, Senin (15/4/2019).

Sedangkan untuk pencoblosan di Indonesia yang dilakukan pada Rabu (17/4/2019), masih juga ditemukan hampir 40 TPS lebih mengalami kericuhan.

Secara keseluruhan kericuhan yang diakibatkan oleh beberapa faktor, seperti halnya tentang keterlambatan pengiriman dan rusaknya logistik.

Keterlambatan dan kerusakan logistik serta kehabisan kertas suara, sehingga beberapa TPS di Kabupaten harus melalukan pencoblosan mundur satu hari pada Kamis (18/4/2019).

Selain itu kericuhan juga disebabkan dengan mekanisme baru bagi para pemilih yang masuk kategori DPTb (daftar pemilih tambahan).

Bersitegang antara petugas TPS dengan warga pendatang yang inggin melalukan pencoblosan.

Para petugas TPS menekankan kepada masyarakat pemilih untuk wajib menunjukan formulir A5 tentang pencoblosan di TPS yang tidak sesuai dengan alamat di KTP pemilih.

Editor. : Rusmiyanto