Pemerintah Perkuat Bank Ekspor Untuk Skema Pembiayaan

oleh -

SURABAYA-Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyatakan, pemerintah akan memperkuat bank ekspor untuk mendukung pembiayaan kegiatan ekspor, agar industri mampu menembus pasar luar negeri. Demikian disampaikan saat pengiriman gerbong kereta ke Bangladesh di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (20/1/2019).

PT INKA (Persero) mengirim 15 dari 250 kereta pesanan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Kereta tersebut merupakan pesanan dari Bangladesh.

“Jumlah total ada 15 kereta yang dikirim hari ini, sisanya dikirim bertahap,” katanya.

PT Inka juga berhasil meningkatkan kebutuhan sumber daya manusia dari 5.000 pekerja menjadi 8.000 pekerja dengan melakukan ekspansi fasilitas produksi di Kabupaten Banyuwangi.

Secara keseluruhan, PT INKA (Persero) memproduksi 250 kereta untuk Bangladesh Railway dengan rincian yakni 50 kereta tipe BG (Broad Gauge) dan 200 kereta tipe MG (Meter Gauge). Perbedaan kereta antara kereta tipe BG dan kereta tipe MG terletak pada lebar track (track gauge) yang digunakan.

“Untuk kereta tipe BG digunakan pada track dengan lebar 1.676 mm sedangkan kereta tipe MG digunakan pada track dengan lebar 1.000 mm,” katanya.

Airlangga mengatakan bahwa pemerintah memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas keberhasilan PT. Inka yang mampu memenangkan tender pengadaan kereta api Bangladesh.

“Ini bukti ‘engineering’ yang bagus dan penguasaan teknologi yang maksimal. Pemerintah sangat mendukung dan mengapresiasi,” ujarnya.