Pemain film AIB #CyberBully Kunjungi SMKN 2 Buduran Sidoarjo

oleh -
Pemain film AIB #CyberBully Harris Illano dan Michael Lie berkunjung ke SMKN 2 Buduran Sidoarjo (hadi/kabarjatim)
Pemain film AIB #CyberBully Harris Illano dan Michael Lie berkunjung ke SMKN 2 Buduran Sidoarjo (hadi/kabarjatim)

SIDOARJO-Pemain film AIB #CyberBully Harris Illano dan Michael Lie berkunjung ke SMKN 2 Buduran Sidoarjo. Mereka mengkampanyekan film perdananya tentang “Stop Bullying’ yang dimulai dari dikalangan pelajar.

Film yang mengisahkan tentang delapan orang sahabat. Diantaranya, Angel, Bianca, Donna, Ciska, Sarah, Antoni, Bondan dan Cupi. Berawal dari sebuah postingan hingga menimbulkan kekacauan dalam hidup mereka, dan berujung pada kematian. Mereka terjebak dalam permainan yang berujung kematian. Saling meneror satu sama lain agar bisa terlepas dari jeratan permainan sadis.

Kematian yang yang tidak wajar membuat mereka stress dan bertindak semaunya, saling menjatuhkan hingga membuka AIB masing-masing. Apa yang mereka hadapi sekarang adalah balasan (karma) dari perbuatan mereka sebelumnya. Bahkan, mereka terkurung dalam satu masalah yang tak tahu bagaimana mengatasinya.

“Bahaya bully saat ini tidak hanya didunia nyata saja, bully marak hingga dunia cyber,” ucap Pemain Film AIB #CyberBully, Harris Illano saat ditemui di SMKN 2 Sidoarjo.

Film buatan Rumah Produksi Surya Films dan Anami Films ini sejak awal meniatkan sebagai kampanye Stop Bullying’. Rumah Produksi menggandeng Komisi Perlindungan Anak (KPAI) sebagai mitra kampanye. Bukan tidak mungkin, hal itu didasari lonjakan aduan atau laporan perundungan (Bullying) yang terjadi pada anak-anak meningkat drastis.

Ada puluhan kasus Perundungan yang dilaporkan ke KPAI ditahun 2016. Setahun berjalan, kasus Perundungan menjadi ribuan pelapor atas kasus yang sama.

“Kami Kewalahan, itu sebabnya kami mendukung kampanye Stop Bullying yang dimulai dari sekolah-sekolah,” tambah Komisioner KPAI, Retno Listyarti.

Sutradara Film AIB, Amar Mukhti mengungkapkan, Film AIB #CyberBully sangat pas menyuarakan keprihatinan terhadap kasus-kasus bullying yang terjadi di media Sosial.

Ada moral story’ yang bisa dipahami kalangan penonton nantinya setelah menyaksikan film ini. Salah satunya adalah balasan atau karma yang bakal diterima pelaku bullying.

“Selalu ada konsekwensi atas nyawa yang hilang. Persekusi, fitnah, berita bohong, ancaman, bukanlah tanpa konsekwensi. Apalagi bila bullying yang berujung kematian,” jelasnya. Film AIB #CyberBully dirilis pada 2 Agustus 2018. Sebuah film yang punya konsep kuat dalam menyampaikan pesan melalui cerita-cerita yang terjadi didunia nyata. @VIN