Peduli Bencana, LazisNU Sidoarjo Salurkan Bantuan Buduran Dan Sedati

oleh -

SIDOARJO– Badan Otonom Nahdlatul Ulama yakni, Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Sidoarjo menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana alam. Kali ini, Lazisnu Sidoarjo membantu korban angin puting beliung yang menerjang ratusan rumah di Kecamatan Sedati dan Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Para korban yang dibantu Lazisnu Sidoarjo itu diantaranya di Desa Damarsih dan Desa Sawohan, Kecamatan Buduran serta di Desa Pepe, Kecamatan Sedati. Sejumlah relawan Lazisnu Sidoarjo diturunkan untuk menyerahkan bantuan material bangunan ke lokasi bencana dan memperbaiki rumah korban puting beliung yang rusak berat.

“Untuk dana yang kami salurkan sekitar Rp 25 Juta untuk korban bencana puting beliung di dua kecamatan itu,” terang Direktur NU Care Lazisnu Sidoarjo, Dodi Dyauddin, Rabu (06/02/2019) di kantor PCNU Sidoarjo.

Dodi menambahkan, pihaknya membantu korban puting beliung dengan cara melakukan bedah rumah dan sekolah. Menurutnya di Desa Sawohan, pihaknya memberikan bantuan untuk memperbaiki empat rumah dan satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta satu musala. Kemudian di Desa Damarsih, ada perbaikan tiga rumah, satu mushalla dan satu sekolahan SMP. Sedangkan di Desa Pepe, Lazisnu Sidoarjo membantu perbaikan satu rumah.

“Saat terjun ke lapangan untuk pekerjaan perbaikan rumah warga yang rusak, kami dibantu teman-teman Ansor dan Banser Sidoarjo. Sehingga cukup cepat perbaikannya,” jelasnya.

Dengan bantuan tersebut, Dodi berharap bantuan yang diberikan itu diharapkan dapat meringankan beban warga yang menjadi korban amukan angin puting beliung, di sejumlah desa di Kecamatan Sedati dan Kecamatan Buduran, Sabtu (02/02/2019) lalu.

Diberitakan sebelumnya, ratusan rumah warga yang ada di sejumlah desa di Kecamatan Sedati dan Kecamatan Buduran mengalami kerusakan bagian atapnya, Sabtu (02/02/2019) petang. Hal ini setelah sejumlah desa itu diterjang amukan angin puting beliung.

Tidak hanya merusak puluhan rumah warga. Angin puting beliung juga merusak sejumlah fasilitas umum mulai sekolah, musala dan bangunan TPQ. Bahkan amukan angin kencang berputar itu juga menyebabkan puluhan tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) milik PLN dan pohon bertumbangan. Beruntung dalam peristiwa angin kencang disertai hujan ini, tidak ada korban jiwa. Akan tetapi, kerugian yang ditanggung warga yang atapnya beterbangan cukup besar.

Editor : Nurul Arifin