PDRB Jawa Timur Hingga September 2018 Tembus Rp1.637 Triliun

oleh -
Gubernur Jawa Timur Soekarwo Menyerahkan Penghargaan UKM Naik Kelas Kepada 12 Orang
Gubernur Jawa Timur Soekarwo Menyerahkan Penghargaan UKM Naik Kelas Kepada 12 Orang

SURABAYA-Capaian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur per September 2018 mencapai Rp1.637 Triliun dan jumlah ini akan diprediksi naik mencapai Rp2.200 Triliun hingga akhir tahun. Dari PDRB Jatim sebesar Rp. 1.637 trilyun, sektor UMKM memberikan kontribusinya sebesar Rp941 Trilyun.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan, kondisi ekonomi di Jatim saat ini sangatlah bagus. Itu bisa terlihat dari Indeks Tendensi Konsumen (ITK) yang cukup tinggi. Artinya, kemampuan untuk membeli masyarakatnya sangat baik, dikarenakan sebagian besar transaksi terjadi di kalangan bawah yakni pada pasar UMKM.

“Dari 20,1 juta penduduk usia kerja di Jatim, sebanyak 18,9 juta penduduknya bekerja di UMKM. Sementara menurut data 2017, pasar kerja di sektor industri besar hanya menyumbang sekitar 330.000 tenaga kerja,” kata Pakde Karwo, Rabu (14/11/2018).

Gubernur Jatim yang sering disapa Pakde Karwo ini menyebut, jika ingin melakukan proses pemerataan serta mengurangi kesenjangan harus membantu UMKM. Jika UMKM tidak dibantu dan diintervensi oleh pemerintah akan diambil oleh industri besar dan menjadi liberal dengan mengambil semua usaha yang ada.

“Jika kita ingin mengurangi kesenjangan harus membantu UMKM. Jika tidak akan diambil oleh perusahaan multinasional yang telah menggunakan robot dan listrik dalam usahanya,” terangnya.

Oleh karenanya, UMKM yang kecil dan menengah ini harus di dorong karena terbukti telah menyerap 94,7 persen pasar tenaga kerja di Jatim. Jika UMKM terjaga, kondisi tersebut akan berdampak pada keseimbangan antara sektor industri dan sektor pertanian. @VIN