PC Ansor Sidoarjo Akan Tabayyun Terkait Ocehan Pelecehan Banser

oleh -
Capture Vidoe Ahmad Dhani (youtube)
Capture Vidoe Ahmad Dhani (youtube)

SIDOARJO-Pengurus Cabang GP Ansor Kabupaten Sidoarjo masih akan melakukan Tabayyun terhadap salah seorang yang ditengarai melecehkan nama Banser dengan sebutan Banser Idiot pada saat Deklarasi 2019#GantiPresiden di Surabaya.

Pasalnya, Penyebutan Banser idiot sengaja dilontarkan oleh salah seorang yang bersama musisi Achmad Dhani saat berada di lobi Hotel Majapahit Surabaya. Salah seorang yang menyebut Banser Idiot diduga berasal dari Kecamatan Waru Sidoarjo.

“Sampai saat ini, kami masih melakukan Tabayyun terhadap salah satu orang yang menyebut Banser Idiot kemarin. Namun yang bersangkutan tidak ada dirumah,” ujar Ketua PC GP. Ansor Kabupaten Sidoarjo, Reza Ali Faizin saat dikonfirmasi melalui sambungan selularnya, Senin, (27/8/2018).

Menurutnya, penyebutan Banser tersebut dinilai melecehkan institusi Banser. Meski begitu, pihaknya tidak mau gegabah dalam menindaklanjuti perihal tersebut. Sehingga harus dilakukan Tabayyun kepada yang bersangkutan untuk mengetahui maksud dan tujuan atas kata-kata yang dilontarkan pada saat dilakukan Deklarasi tagar 2019GantiPresiden yang dilakukan di Surabaya kemarin.

“Terus terang kami merasa dilecehkan. Tapi setidaknya kita harus tahu dulu maksud dan tujuannya melontarkan kata-kata itu,” tegasnya.

Menurutnya, pelaksanaan deklarasi bertagar 2019 Ganti Presiden yang digelar di Jawa Timur kemarin tidak jelas asal-usulnya. Sehingga semakin membingungkan masyarakat. Bahkan, kegiatan tersebut bisa menjadi pemicu ketenteraman masyarakat.

“Mendingan kalau mau, Ganti Presiden Prabowo itu lebih jelas, sekalian kampanye, daripada tagar 2019 Ganti Presiden yang tidak jelas arahnya kemana,” terangnya.

Selama ini, Jawa Timur sudah terbilang kondusif untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakatnya. Sehingga keberadaan Banser kemarin, tidak lain untuk menjaga kondusifitas keamanan dan kenyamanan masyarakat Jawa Timur.

“Ada yang pro, ada juga yang kontra. Nah, Banser ini posisinya ditengah-tengah. Tujuannya tidak lain hanya untuk menjaga kondusifitas masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya,” tandasnya.

Video unggahan Musisi Achmad Dhani mendadak jadi sorotan kalangan Ansor. Video berdurasi 01.37 menit tersebut dikecam lantaran menyebut “Banser Idiot”. Video tersebut dibuat saat Achmad Dhani berencana menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden yang digelar di Jalan Pahlawan Surabaya. Namun, pada saat yang bersamaan Achmad Dhani masih tertahan di Hotel Majapahit Surabaya. @VIN