Paska Grebekan Exs Lokalisasi, PSK Sememi Hanya Denda Administratif Proses Sidang

oleh -

SURABAYA – Sat Sabhara Polrstabes Surabaya memberikan beberapa bimbingan secara humanis kepada para pelaku pelangar tindak pidana ringan (Tipiring). Hal tersebut diutarakan oleh Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya Kompol Oki Ahardian Purwono SIK.

Keterangan singkat yang diutarakan oleh perwira Akpol 2003 saat ditemui oleh kabarjatim.com diruanganya, Senin (26/8/2019).

Keterangan tentang tindakan penertiban terhadap para pelangar tindak pidana ringan (Tipiring) tidak serta merta harus terkesan keras, namun harus dikedepankan Pembimbingan.

Hal tersebut telah dikakukan beberapa waktu yang lalu tentang penertiban exs lokalisasi Jalan Sememi gang I, pada Sabtu (24/8/2019)  malam hingga Minggu (25/8/2018) dini hari.

Penertiban dan pengrebekan yang di gelar oleh petugas gabungan Unit Tipiring Polrestabes Surabaya dengan Sat Pol PP Surabaya berhasil mengamankan 8 terduga wanita PSK dan 16 laki laki penguna jasa PSK.

24 orang yang terjaring diperiksa oleh Sat Sabhara Polrestabes Surabaya. Pemeriksan tersebut ditetapkan proses pembinaan dengan memberikan denda administratif yang diproses dalam sidang pengadilan.

“Mereka diberikan denda administratif dengan mengikuti sidang di pengadilan Negri,” Ujar perwira berpangkat satu Melati di pundak ini.

Namun sikap tegas lain yang diberikan tidak ada karena menurut Oki kesemuanya belum pernah terdata dengan hasil penangkapan Tipiring di Sat Sabhara Polrestabes Suarabaya.

“Kesemuanya belum pernah terdata atau terazia oleh Satuan Sabhara sehingga hanya kira berikan denda dengan proses sidang nanti nya, namun bila nantinya nama nama sekarang terciduk lagi maka akan kita lakukan tindakan tegas dengan mengirim ke Liponsos,” tegasnya.

Upaya preventif dengan sikap humanis yang diupayakan merupakan tujuan Sat Sbahara untuk bisa memberikan wawasan kepada para PSK dan penguna jasa PSK agar tidak mengulanginya lagi.

Untuk sementara pihak Sat Sbahara Polrestabes Surabaya belum melakukan tes HIV dan narkoba kepada para pelangar Tipiring.