Oknum Guru Tega Cabuli Empat Muridnya di Sumenep

oleh -

SUMENEP– Aksi bejat dan tak terpuji yang diduga dilakukan oleh SG (28), salah seorang guru pengajar di SMPN 1 Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, SG dilaporkan oleh orang tua korban lantaran melakukan perbuatan pencabulan terhadap siswanya.

Aksi bejat SG, warga desa Suka Jeruk, Kecamatan Masalembu, diduga sudah berlangsung sejak tiga bulan lalu sekitar bulan Oktober 2018. Pelaku diduga tidak mampu menahan hasrat biologisnya saat di sekolah dan diluar sekolah.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Mohamad Heri melalui siaran rilisnya mengatakan, salah satu siswa yang mendapatkan perlakuan tidak sepantasnnya itu, ANS (14), mengaku pelaku beberapa kali memeluk korban dari belakang di dalam kelas, meremas payu dara dan menggesek-gesekkan alat vitalnya ke bokong korban hingga keluar sperma.

Tak habis disitu, pelaku juga melakukan aksinya pada saat para siswa mengkuti kegiatan diluar sekolah mengikuti perkemahan pramuka.

“Caranya sama, oknum guru ini memaksa korban dengan memeluk dari belakang sambil diremas payudaranya dan penisnya di gesek-gesekkan ke bokong korban dan baru dilepas ketika pelaku merasa puas,” terang Heri.

Menurut Heri, prilaku tak terpuji pelaku pelaku terungkap, ketika pelaku SG mendatangi rumahnya salah satu siswinya, ketika itu pelapor menanyakan kepada anaknya tentang kedatangan pelaku, akhirnya anaknya pelalor bercerita semuanya, sehingga pelaku dilaporkan ke polisi oleh orang tua korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi dan penyelidikan oleh PPA satreskrim Polres Sumenep, terungkap bahwa ada beberapa korban lain selain ANS yang juga mendapat perlakuan tak senonoh dari pelaku S-G, akhirnya pelaku di tahan di polres Sumenep untuk di proses lebih lanjut.

“Sementara pasal yang kami sangkakan yakni pasam 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan Anak dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara,” tukasnya. @VIN