Nyono Suherli Dituntut 8 Tahun, Istrinya Langsung Pingsan

oleh -

URABAYA-Mantan Bupati Jombang Nyono Suharli dituntut 8 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yang memberatkan terdakwa Nyono Suharli ini tidak mendukung program pemerintah guna memberantas korupsi dan sebagai kepala daerah.

Sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya ini diwarnai dengan aksi haru. Saat itu sang Istri Tjaturina Yuliastuti langsung menangis histeris dan jatuh pingsan. Tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa KPK Wawan Yunarwanto ini tentunya membuat shock Tjaturina yang ada di lokasi tersebut.

“Menuntut terdakawa Nyono Suharli dengan hukuman penjara selama 8 tahun serta dijatuhi denda sebesar Rp 300 juta subsider 3 bulan,” kata JPU Wawan saat bacakan amar tuntutan.

Hingga akhirnya, Tjaturina ini menangis histeris dan langsung pingsan. Akhirnya, perugas pengadilan serta beberapa pengunjung membobong Tjaturina yang dalam keadaan tidak sadar keluar ruang sidang.

Setelah suasana ini kondusif, Jaksa KPK itu langsung melanjutkan pembacaan tuntutannya. Usai persidangan, JPU Wawan mengatakan, terdakwa Nyono dijerat pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Kami merujuk pada dakwaan pertama (pasal 12 huruf a), jadi atas dasar itu, dengan fakta-fakta persidangan bahwa kami meyakini, hukuman yang diterima terdakwa ini ada kaitanyya dengan kewenangan yang melekat dengan terdakwa,” terang jaksa Wawan saat dikonfirmasi. Selasa, (21/8/2018).

Nyono Suharli ditangkap oleh KPK pada Februari 2018 lalu. Dari tangan Nyono, KPK menyita uang Rp 25 juta dan 9.500 dollar AS dalam bentuk pecahan. Selain Nyono, KPK juga mengamankan Inna Silestowati yang menjabat sebagai Plt kepala Dinas Kesehatan Jombang.

Nyono ditetapkan tersangka oleh KPK atas dugaan menerima suap Inna untuk menetapkan Inna sebagai kepala Dinas Kesehatan definitif. Total suap yang diberikan kepada Nyono berjumlah Rp 275 juta. @VIN