Ning Ema Ajak Steakholder dan Masyarakat Antisipasi Dini Karhutla

oleh -

JOMBANG: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Ema Umiyyatul Chusnah meminta kepada seluruh masyarakat khusunya yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim VIII untuk mewaspadai dan melakukan antisipasi dini Kebakaran Hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau. Hal tersebut dilakukan guna meminimalisir dampak karhutla kepada lingkungan.

“Didaerah dapil jatim VII yang meliputi Mojokerto Raya, Jombang, Nganjuk dan madiun Raya banyak terdapat wilayah hutan yang didalamya sangat rentang untuk terbakar,”Ujarnya. Sabtu, 19 September 2020.

Ia menambahkan, sebagai langkah antisipasi dini, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat serta steakholder di wilayah Jatim VIII untuk bersama-sama melakukan himbauan dan menjaga kelestarian dan fungsi lahan agar tidak terjadi kebakaran.

“Dengan mengajak para steakholder diharapkan kebakaran hutan dan lahan bisa dicegah sejak dini pada masa pandemi COVID-19, khususnya di daerah-daerah yang kerap terjadi kebakaran,”Tandas Perempuan yang akrab disapa Ning Ema ini.

Masih menurut perempuan yang saat ini berada di Komisi IV DPR-RI ini, menyebutkan Dampak karhutla ada berbagai macam yakni, penyebaran kabut asap yang dapat mengancam kesehatan masyarakat. Berbagai penyakit bisa muncul, mulai dari sakit tenggorokan, pilek, mata merah, asma, bronkitis, radang paru-paru (pneumonia), hingga penyakit kardiovaskular.

“Sedangkan dampak bagi lingkungan, pada perubahan iklim dan peningkatan suhu lokal. Itu terjadi karena hutan yang gundul akan terpapar sinar matahari langsung dan pergerakan udara semakin tinggi sehingga kelembapan udara akan turun. Efeknya, vegetasi hutan akan lebih cepat kering dan mudah terbakar,”Pungkasnya. NOE