Ngopi Bareng Kapolres Jombang, Anak Punk Jombang Singgung Ijin Konser

oleh -

JOMBANG– Kepolisian Resort (Polres) Jombang, gelar kegiatan silaturahmi dan ngopi bareng bersama Forpimda serta elemen masyrakat, Rabu 26/12/18.

Kegiatan yang digelar mulai pukul 08:00 Wib, yakni dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat serta obrolan santai yang bertempat di gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) yang berada di mapolres Jombang. Dengan mengundang beberapa perwakilan dari komunitas anak punk serta grub nitizen yang berada di Kabupaten Jombang.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari anak punk sempat menanyakan tentang tidak diberikannya ijin konser musik oleh pihak kepolisian di Kabupaten Jombang.

Ipank, salah satu perwakilan punk menanyakan, kenapa ijin konser musik tak diberikan. Ia menegaskan, dengan tak di ijinkannya gelar konser musik sangat berdampak besar bukan hanya pada kreatifitas anak punk, namun juga pada studio – studio musik.

“Kami masih bingung mas, kenapa ijin konser tak diberikan. Padahal itu sangat berdampak pada kreatifitas teman – teman. Sebab dengan adanya konser musik teman – teman bisa mendapat penghasilan dari karyanya sendiri dengan jualan aksesoris, kaos dan lain – lain” paparnya saat ditanya awak media usai acara.

“Tak hanya kreatifitas kami yang terhambat, studio – studio musik di Jombang pun merasakan dampaknya dan sepi peminat” imbuhnya.

Ia menambahkan, tak diberikan ijin konser juga berdampak pada musik lainnya, seperti musik reggee dan musik bernuansa rock. “Kami sadar kalau musik punk memang kurang pantas di kota dengan julukan kota santri ini. Tapi untuk musik reggee dan yang lain, mohon diberikan ijin” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Jombang, AKBP Fadli Widiyanto, yang memimpin forum tersebut menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang adanya konser musik di Jombang, namun dengan catatan harus sesuai dengan akhlaq masyarakat Jombang.

“Kita tidak pernah melarang adanya konser musik, namun harus sesuai dengan julukan kota kita, yakni kota santri. Kalau konser ya harus berpenampilan baik (jangan berpenampilan tidak karu – karuan), agar bisa menjadi tontonan sekaligus tuntunan bagi generasi – generasi berikutnya” ucapnya.

“Tadi juga sudah saya sampaikan, bahwa kita undang untuk mementaskan kreatifitas musiknya pada saat malam tahun baru besok lusa (31/12) di depan Polres. Dengan syarat – syarat tadi, dan akan kita lihat jika sudah sesuai maka kedepannya akan kita ijinkan” paparnya.

Usai acara, para undangan yang hadir dikasih bingkisan dari Polres. Dan berharap akan ada pertemuan – pertemuan selanjutnya guna terus menjalin silaturahmi dengan semua elemen – elemen masyarakat. @VIN