Nginap di Rumah Warga, Mbah Karmi Keluhkan Soal Rumah ke Mas Ipin

oleh -
Mas Ipin Saat berdialog dengan Mbah Karmi (Foto : kabarjatim)
Mas Ipin Saat berdialog dengan Mbah Karmi (Foto : kabarjatim)

TRENGGALEK-Wakil Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin menginap di rumah warga. Kali ini yang beruntung adalah Mbah Karmi, warga Desa Sumberbening, Kecamatan Dongko, Trenggalek.

Di rumah Mbah Karmi ini, Mas Ipin menginap satu malam. Dengan menginap di rumah warga ini, disempatkan bertemu dengan warga sekitar. Selain memastikan program-program Pemkab Trenggalek dapat dirasakan masyarakat bawah, juga menerima masukkan-masukkan secara langsung.

Mas Ipin Bersama Warga Desa Sumberbening acara Menginap di Rumah warga (foto : kabarjatim)
Mas Ipin Bersama Warga Desa Sumberbening acara Menginap di Rumah warga (foto : kabarjatim)

“Bukan sekedar menginap tetapi khusus menginap di rumah keluarga pra sejahtera. Kali ini menginap di rumah mbah Karmi,” kata Mas Ipin, Jumat (7/6/2018). Pada kesempatan itu, bertemu langsung dengan kepala desa serta tokoh masyarakat.

Dialog tentang pembangunan Kabupaten Trenggalek serta keluhan-keluhan warga di tampung oleh Wakil Bupati ini. Dipilihnya rumah warga Pra Sejahtera menjadi tempat menginap karena banyak program pemerintah yang berupa stimulan sedangkan warga pra sejahtera tidak berani menerima karena harus berswadaya.

“Oleh karena itu, dengan bertemu langsung ini, beberapa kepala desa dan tokoh masyarakat langsung diajak bergotong royong,” katanya.

Di Desa Sumberbening ini, ia juga mengecek sejumlah pembangunan infrastruktur serta potensi desa yang bisa dikembangkan. Untuk desa Sumberbening ini ada potensi peternakkan Kambing PE (peranakkan etawa). Kambing ini selain bisa diambil dagingnya juga bisa diperah susunya dan memiliki nilai ekonomi yang cukup.

Mas Ipin Saat mengunjungi Peternak Kambing PE di Desa Sumberbening (Foto :Kabarjatim)
Mas Ipin Saat mengunjungi Peternak Kambing PE di Desa Sumberbening (Foto :Kabarjatim)

Khusus Mbah Karmi, mengeluhkan soal rumahnya yang memang tidak layak huni. Maka seketika itu langsung diambil kebijakkan untuk menyelesaikan persoalan Mbah Karmi. “Ada kerjasama Baznas dan masyarakat kita lakukan pemugaran rumah mbah karmi yang lantainya masih tanah dan dinding gedeg atau bambu. Juga dibuatkan, MCK Komunal karena disana akses sanitasi masih jauh dari layak,” pungkasnya.

Karena saat itu, sejumlah steakholder desa ada di lokasi maka langsung melakukan kerja bhakti bersama.”Persoalan Mbah Karmi langsung ada solusinya, siangnya masyarakat langsung kerja bhakti,” pungkas Ketua KNPI Jatim ini. @VIN