Netizen Jombang Turun ke Pasar, Galang Dana untuk Bocah 9 Tahun

oleh -

JOMBANG – Prihatin dengan kondisi Muzaki Aditya Pratama, bocah usia 9 tahun asal Dusun Grudo, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito, para netizen Jombang turun ke jalan untuk menggalan dana.

Zaki, panggilan akrab bocah tersebut, sejak usia 11 bulan mengidap bronkitis atau infeksi saluran pernafasan yang membuat tubuhnya kini tinggal tulang dan kulit. Anak pertama dari 3 bersaudara pasangan Mariyadi (35) dan Asmaul Husna (27) ini pun hanya bisa berbaring di atas tempat tidur.

Mengetahui hal tersebut, komunitas GAB (gabungan grub Facebook Jombang) di antaranya ILKJ, FJ, ISJ, BDJ, FFJ, LPPJ, NewJOS, IJB, ASDC, DJJ, dan GSJ berinisiatif menggelar aksi galang dana.

Dengan menyuguhkan hiburan musik patrol dan seni tari ganong, ratusan anggota netizen dari berbagai grub Facebook se-Kabupaten Jombang blusukan ke Pasar Raya Mojoagung menggalang dana.

Yessy Arizona, koordinator aksi menuturkan, awalnya tahu kondisi Zaki dari postingan di Facebook. Selanjutnya dia melakukan koordinasi bersama seluruh komunitas FB se-Jombang.

“Awal mulanya tahu dari postingan di Fb, kemudian kami berinisiatif galang dana guna bantu biaya pengobatan serta meringankan beban orang tuanya,” tuturnya saat ditemui media, Minggu (28/10/2018).

Ia menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat desa serta keluarga si bocah tersebut dan mereka menyambut dengan baik niat kami. “Dari pihak desa sendiri juga sudah ada bantuan, bahkan sudah dibawa berobat ke Rumah Sakit. Namun pihak keluarga lebih memilih berobat ke Puskesmas dengan alasan dekat rumah. Namun kami tetap ikut membantu untuk lebih meringankan beban keluarganya,” ulasnya.

Di tempat terpisah, Husna, ibu kandung Zaki membenarkan bahwa pihak desa memang sudah mengupayakan bantuan dengan membawa ke rumah sakit guna mendapat perawatan insentif.

‚ÄúDari Desa sempat membawa ke Rumah Sakit, tapi selang sehari Zaki saya bawa pulang karena tidak ada yang nungguin di RS,” ucapnya saat ditemui di kediamannya.

“Saya sendiri di rumah juga sibuk merawat adik Zaki yang masih kecil, yang tidak bisa saya tinggal bolak balik ke RS. Maka saya pilih berobat jalan di Puskesmas saja,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Saefullah