Nekat mudik, Dua Warga Desa Penggaron Harus dikarantina

oleh -

JOMBANG: Dua pemudik asal Desa Penggaron, Kecamatan mojowarno, Kabupaten Jombang Jawa Timur harus menjalani karantina di Pos Pantau dan pendataan yang berada di Sekolah Dasar Negeri 2 Penggaron. Hal tersebut dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan Pemerintah Kabupaten Jombang saat pandemi Virus Corona Atau Covid-19.

Dari data yang berhasil dihimpun dua pemudik tersebut dari Banyuwangi dan Jogja dan langsung menuju pos pantau dan pendataan serta langsung dikarantina selama 14 hari.

“Mereka langsung dikarantina di SDN 2 Penggaron dan diperiksa kesehatannya oleh bidan desa,”Ujar Kepala Desa Penggaron, Rico Ret Hendrik kepada kabarjatim.com. Minggu, 19 April 2020.

Ia menambahkan Selama karantina, dua pemudik tersebut akan dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh petugas kesehatan yang bertugas. Hal Hal ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid- 19.

“Karantina diberlakukan bagi mereka yang bekerja di luar daerah selama lebih dari sebulan, Sedangkan untuk mereka yang pulang pergi keluar kota di kenakan Wajib Lapor kepada petugas yang ada di pos pantau kesehatan,”Imbuhnya.

Masih menurut Rico, pihaknya mengimbau agar warga Desa Pengaron yang berada atau bekerja di luar kota untuk menunda dulu niatnya untuk mudik. jika memang terpakasa harus mudik maka yang bersangkutan harus mematuhi serta menerapkan protokol kesehatan yang berlaku di desa Pengaron.

“Sementara ini selama pandemic Corona, tunda dulu keinginan untuk mudik, sayangi keluarga, sayangi saudara, dan sayangi warga desa Penggaron pada umumnya,”Pungkasnya.

NOE