Naik Perahu 5 Jam, 100 Domba Dikurbankan di Pulau Sapudi

oleh -

MADURA – Pulau terpencil di wilayah Madura menjadi sasaran Tebar Hewan Kurban tahun ini. Perjalanan menyeberangi laut dengan waktu tempuh 5 jam serta ketidakpastian dari kapal penyeberangan seakan-akan menjadikan Pulau Sapudi menjadi terisolir dari kehidupan modern.

100 ekor Domba dikirimkan oleh Dompet Dhuafa Jawa Timur melalui mitra Kembeng Makmur di Situbondo. Domba-domba tersebut diantarkan melalui perahu selama 5 jam menuju Pulau Sapudi. Pulau Sapudi merupakan salah satu lokasi terdampak gempa sekitar 8 bulan lalu.

Kurban di Pulau Sapudi merupakan kurban pertama dan terbanyak bagi masyarakat Pulau Sapudi, total penerima manfaat di wilayah ini mencapai 725 kepala keluarga.

“Saya berterima kasih kepada Dompet Dhuafa yang sudah berkontribusi dalam kurban tahun ini, semoga di tahun berikutnya dapat terlaksana kembali,” ujar Amuryanto Penanggung Jawab Kepala Desa Prambanan.

Mayuto salah satu warga Pulau Sapudi mengucapkan terima kasih atas bantuan berupa daging kurban di Pulau Sapudi, terutama di Desa Prambanan. “Karena desa ini sering berkurban namun jumlahnya sedikit sehingga kami jarang bahkan ada yang tidak mendapatkan sama sekali daging kurban setiap pelaksanaan.”

Selain hal itu penggunaan besek bambu masih diminati masyarakat Pulau Sapudi sebagai wadah daging maupun wadah belanjaan.

Wilayah yang gersang dan hanya ditanami rumput liar, tidak menyebabkan mereka kesulitan air bersih, bahkan air melimpah dikala musim kemarau menerpa wilayah Jawa dan Sekitarnya.