MW KAHMI Jatim Gelar Rakorwil I

SURABAYA : Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur menggelar Rakorwil I. Hadir dalam agenda tersebut, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Ahmad Dolly Kurnia.

Koordinator Presidium MD KAHMI Kabupaten Jombang, Maulana Syahiduzzaman mengatakan, Rakorwil Merupakan sebagai sarana tukar pikiran sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan-persoalan yang ada disekitar.

“Nantinya dalam Rakorwil akan dihasilkan rekomendasi-rekomendasi atau langkah yang akan dilakukan terhadap persoalan yang ada disekitar mulai dari Politik Sosial dan Budaya,”Ujarnya.

Koordinator MD Kahmi Jatim, Haruna Sumitro dalam sambutannya mengatakan dengan dilaksanakanya Rakorwil I Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Timur pihaknya berharap agar dilaksanakan secara maksimal.

“Mudah-mudahan berjalan dengan lancar dan maksimal sehingga menghasilkan hasil yang kontributif bagi bangsa dan berguna,”Ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga berharap bahwa Rakorwil yang diikuti oleh 34 Majelis Daerah yang ada di Jawa Timur tersebut menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang berguna saat kembali ke daerah.

Baca Juga  MD KAHMI Jombang Gelar Rapat Kerja, Konpres MD Kahmi : Tahun Pertama Wujudkan Graha Cak Nur Di Jombang

“Terlepas sebentar lagi adanya momentum tahun politik sehingga nantinya para Presedium daerah bisa memberikan rekomendasi-rekomendasi serta berperan dalam momentum politik tersebut,”Jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Presidium KAHMI Nasional, Ahmad Dolly Kurnia yang hadir dalam Rakorwil I MW KAHMI Jatim, mengapresiasi atas terselenggaranya Rakorwil MW Kahmi Jatim. “Ini menunjukan bahwa Kahmi Jatim tetap konsisten penuh dengan semangat serta tetap menjaga dengan nilai nilai yang baik,”Ujarnya.

Pihaknya berpesan agar semangat dan kekompakan ini tetap terjaga hingga pelaksanaan Munas Kahmi yang akan datang.

“Muswil Kahmi di jatim, cukup ketat dinamikan tinggi namun tetap kondusif, apa yang sudah dilakukam dijaga hingga tingkat nasional, serta nantinya saat munas Posisi KAHMI harus jelas dan terbuka terkait posisioning,”Pungkasnya.

%d blogger menyukai ini: