Meski Dihentikan, Tim Basarnas Masih Standby di Posko

oleh -
Thoriq, Bocah Hilang di Puncak Piramid
Thoriq, Bocah Hilang di Puncak Piramid

BONDOWOSO-Meski Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau disebut BASARNAS resmi menghentikan pencarian Thoriq anak hilang di pegunungan Bukit Piramid, namun pihak Basarnas masih menempatkan sejumlah personel di Posko.

Jefrianzah Dantim Basarnas Pos Jember mengatakan, dalam penghentian ini, Basarnas hanya tidak melakukan penyisiran saja. Namun masih menyiagakan personel di posko.

“Kenapa kita tidak tarik semua, karena rekan-rekan yang ada diposko masih mengaharap ada kabar bahagia,setidaknya kita stanby satu hari disini mungkin ada tanda-tanda kabar menggembirakan,” kata Jefriansah saat ditemui di Posko 1, Senin (1/7/2019).

Hari ini,kata jefrianzah akan melakukan upacara seremonial penutupan pencarian hilangnya Thoriq di puncak piramid,dirinya berharap ada keajaiban lain untuk menemukan Thoriq.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satu dari empat pendaki dinyatakan hilang saat hendak mendaki Puncak Piramid Di Pegunungan Ardisaeng Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso.

Mulanya 4 Pendaki sekitar pukul 05.00 pagi, hari Minggu (23/06/2019) berangkat dari Bondowoso menuju Gunung Piramid. Empat pendaki ini melewati jalur Deda Curahdami. Keempat pendaki merupakan siswa SMPN 4 Bondowoso.

Sementara pengakuan rekan korban Pungki Firzah Pranata, ia bersama ketiga rekannya mendaki untuk memburu sunset, Minggu (24/6/2019. Sehingga memutuskan untuk turun pada sekitar pukul 16.00 WIB. Menurut pengakuan Pungki, saat turun kondisi kabut tebal.