Mesin EDC Kurang, Salah satu masalah dalam BPNT Jombang

oleh -
Transaksi BPNT dengan mesin EDC
Transaksi BPNT dengan mesin EDC

JOMBANG-Kurangnya ketersediaan mesin electronic data capture (EDC) dalam pelaksanaan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Jombang menjadi persoalan tersendiri dalam menunjang program dari kementrian sosial tersebut.

Dari data yang dihimpun dilapangan, kekurangan mesin EDC salah satunya terjadi di Desa Morosungingan Kecamatan Peterongan. Pada saat pembagian BPNT pada (25/11) silam, para agen harus meminjam dari desa peterongan Jombang.

“Hingga saat ini belum ada EDC yang tersedia, kita juga masih menunggu kejelasan dari Dinas Sosial bagaimana kelanjutannya,” ujar salah satu agen yang enggan namanya dipublikasikan. Kamis 29 November 2018.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Muhammad Sholeh Mengatakan, Kekurangan mesin EDC sudah menjadi perhatiannya dan saat ini tengah dalam upaya pengadaan.

“Kita sudah bersurat kepada BNI, untuk mempercepat pengandaan EDC, karena pengadaan tersebut merupakan wewenang dari pusat,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Saat ini, dengan keterbatasan EDC dilapangan, Agen dapat berintergrasi alat EDC dengan desa terdekat yang sudah tersedia alat EDC.

“Hanya alatnya saja dan untuk agenya tetap agen didesa yang bersangkutan,”pungkasnya.

Akibat kekurangan alat EDC, proses pembagian BPNT di menjadi lebih lambat. Di Desa Morosunggingan Kecamatan Peterongan terdapat 472 Keluarga penerima manfaat dan hanya dilayani satu mesin EDC.

Sementara itu data yang dihimpun Kabarjatim, total KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Kabupaten Jombang sebanyak 100.561 KPM. Dari jumlah tersebut, sebanyak 90 ribu lebih yang sudah bisa mengakses EDC (Electronic Data Capture). Selanjutnya, data tersebut akan terus berkembang dengan penambahan KPM.

Sementara kebutuhan telur untuk KPM selama 1 bulan sekitar 180 ton dan untuk kebutuhan beras sekitar 700 ton. Sedangkan total berjumlah 416 agen. Dari jumlah itu yang sudah bisa mengakses EDC sebanyak 318 agen