Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Pengadilan Negeri Bojonegoro Bangun Zona Integritas

oleh -

BOJONEGORO – Pengadilan Negeri Bojonegoro melaksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), di ruang sidang Cakra kantor Pengadilan Negeri setempat. Selasa (26/02/2019).

Acara tersebut dihadiri oleh Muspida, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Kabupaten Bojonegoro, Pengacara, serta para awak media di Bojonegoro.

Kepala Pengadilan Negeri Bojonegoro, Kadarisman Al Iskandar, S.H, M.H, menyampaikan bahwa Pencanangan Pembangunan Zona Integritas tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Karena sebenarnya masyarakat dan para pencari keadilan merupakan Raja yang harus dilayani dengan baik.

” Bojonegoro sendiri memberikan kesan yang baik, karena telah memberikan perhatian lebih kepada Pengadilan Negeri. Diharapkan dengan sinergitas ini mampu menciptakan lingkungan birokrasi yang bersih dalam melayani, ” terang Kadarisman Al Iskandar.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan bahwa Penandatanganan piagam pencanangan zona integritas ini, merupakan keseriusan Pengadilan Negeri Bojonegoro dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga yang mempunyai komitmen mencegah terjadinya KKN disertai upaya untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi serta reformasi birokrasi yang akuntabel di seluruh unit kerja.

Tanpa komitmen dan keinginan yang kuat untuk mengembalikan martabat serta kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum, keadilan yang menjadi dambaan publik saat ini akan sulit untuk dicapai.

” Agar mendapat prestasi wilayah bebas KKN, hendaknya seluruh aparatur pengadilan terpacu untuk meningkatkan kinerja dan kompetensinya. Melalui penandatanganan ini, saya berharap mampu menjadi penyemangat untuk melaksanakan semua ketentuan dan aturan pemberantasan KKN, reformasi birokrasi dan pelayanan publik, tentunya didukung dengan pengawasan yang konsisten dan obyektif. ” pungkas Bupati Anna Muawanah.

Editor : Rusmiyanto