Menghapus Parkir Berlangganan Tidak Harus Menunggu MoU Habis

oleh -

SIDOARJO– Meski dalam sidang paripurna tertanggal 29 November 2018, DPRD Kabupaten Sidoarjo mengeluarkan putusan Nomor 32 Tahun 2018. Tentang persetujuan pencabutan keputusan Pimpinan DPRD Sidoarjo Nomor 20 Tahun 2012 tentang persetujuan terhadap kerjasama parkir berlangganan Kabupaten Sidoarjo. Akan tetapi, meski DPRD Sidoarjo sudah mengeluarkan putusan tersebut sampai hari ini Pemda Kabupaten Sidoarjo masih tetap memberlakukan retribusi parkir berlangganan.

Menurut Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Emir Firdaus, hal ini dikarenakan adanya MoU antara Dinas pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan juga Polresta Sidoarjo yang berakhir pada Bulan Juni 2019.

“Kita harus menghormati keputusan Pemda yang tetap memungut parkir berlangganan, karena MoU nya berakhir bulan Juni 2019 besok,” katanya saat dihubungi wartawan kabarjatim.com melalui sambungan telfon, Selasa (15/1/2019).

Padahal, lanjut Emir, meskipun tidak harus menunggu sampai bulan Juni besok, sebetulnya Pemda Sidoarjo bisa langsung menghapus retribusi parkir berlangganan berdasarkan surat Keputusan yang dikeluarkan DPRD pada tanggal 29 November 2018 lalu. Dan juga tiga instansi terkait yang ada di MoU yaitu Dispenda Jawa Timur, Pemda Sidoarjo dan Polresta Sidoarjo sepakat untuk menghapus parkir berlangganan.

“Tidak harus menunggu MoU habis untuk menghapus parkir berlangganan, awal tahun ini sudah bisa, yang penting tiga instansi terkait mau duduk bersama menjalankan apa yang sudah direkomendasikan oleh dewan, ” cetus satu-satunya anggota DPRD yang bergelar Doktor itu.

Emir menambahkan, dalam hal retribusi parkir berlangganan kami sebagai wakil rakyat yang ada di DPRD sudah menyampaikan kepada Pemda Sidoarjo bahwa program tersebut banyak dikeluhkan oleh masyarakat, seperti halnya masih saja jukir tetap menarik ongkos parkir walaupun ditempat parkir itu ada tulisan “Kawasan Parkir Berlangganan”.

“Dari hasil reses dewan, rata-rata semua anggota Dewan disambati oleh konsituennya soal parkir berlangganan, atas dasar itulah kita merekomendasikan kepada Pemda Sidoarjo untuk menghapus parkir berlangganan,” pungkasnya. @VIN