Maju Pilbub Sidoarjo, Kelana –Dwi Astutik Mohon Doa Restu Anak Yatim

oleh -

SIDOARJO: Pasangan Kelana – Dwi Astutik meminta doa restu terhadap puluhan anak yatim yang bertempat di Posko Pemenangan di Perumahan Pondok Mutiara Sidoarjo. Pasangan yang diusung PDI P dan PAN tersebut baru  ditetapkan oleh KPUD Sidoarjo sebagai calon bupati dan wakil bupati Sidoarjo yang bakal digelar pada Desember mendatang.

Dalam acara tersebut, dihadiri langsung oleh pasangan Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik. Calon wakil Bupati Sidoarjo, Dwi Astutik yang turut hadir dalam acara mengaku berterima kasih lantaran anak yatim sudah bersedia mendoakan dirinya dan Kelana untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati Sidoarjo.

“Terima kasih atas doanya buat kami (Kelana-Dwi Astutik). Semoga bisa menang dan dilantik. Amin,” ujar Dwi Astutik yang diikuti secara serempak oleh kalangan anak yatim, Senin, 28 September 2020.

Lebih lanjut, Dwi Astutik merasa terharu denga kehadiran anak yatim di posko pemenangan. Baginya, melihat kalangan anak yatim menjadikan dirinya sangat senang. Sebab, dulunya dia pernah menjadi pengasih pondok pesantren yatim.

“Sampai sekrang saya masih mengurusi yayasan. Saya doakan kalian semua tetap sehat wal afiat,” tambah Dwi.

Bahkan dihadapan anak yatim, Dwi Astutik turut mendoakan agar nantinya bisa menjadi seorang pemimpin, sama seperti dirinya yang saat ini sedang mencalonkan diri sebagai wakil bupati dari pasangan Kelana.

“Siapa yang punya cita-cita menjadi pemimpin, mungkin nanti akan ada (disini) yang bisa menggantikan Bu Khofifah (Gubernur Jatim), atau mrnjadi penerus Pak Jokowi (Presiden RI). Kami mendoakan kalian semua,” ucapnya.

Disela-sela itu, Dwi Astutik mengingatkan tentang oentingnya menjaga protokol kesehatan, baik dengan rajin membasuh tangan dan menggunakan masker. “Ini masih kondisi pandemi, sudah tahu kan?? Jangan lupa cuci tangan dengan sabun. Alhamdulillah selama anak anak tidak keluar (pondok) dan berkegiatan didalam insya allah aman,” katanya.

Menurutnya, berada dilingkungan pondok pesantren dinilai para santri lebih aman, dan steril dibandingkan di lingkungan sekolah. Sebab kegiatan dan aktifitas para santri terbatas dilingkungan tersebut.

“Kami semua yang memiliki yayasan selalu memikirkan itu. Anak pondok lebih aman dibanding di sekolah. Insya allah lebih steril selama anak-anak mematuhi protokol kesehatan,” terangnya.

Puluhan anak yatim tengah berkumpul di posko pemenangan setelah pasangan calon Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati Sidoarjo oleh KPU. Mereka menyambut pasangan yang diusung oleh PDI P dan PAN dengan tetap menggunakan masker. Selain doa bersama, mereka juga diberi santunan. NOE